PASAR MODAL

Rabu, 16 Mei 2018 | 19:01 WIB

Felda tak Bakal Tinggalkan Eagle High Plantations

Ahmad Munjin
Felda tak Bakal Tinggalkan Eagle High Plantations
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Federal Land Development Authority (Felda) diperkirakan akan tetap mempertahankan investasinya di Eagle High Plantations Tbk (BWPT). Sebab, Felda harus menikmati untung dari hasil investasi ke emiten perkebunan sawit ini.

Menurut Alfred Nainggolan, Analis Senior PT Koneksi Kapital, Felda melalui FIC Properties Sdn Bhd mengakuisisi 37% saham Eagle High sebesar US$500 juta atau setara Rp580 per saham, pada tahun lalu.

Sangat disayangkan jika Felda cabut dari BWPT, karena belum menikmati untung. Potensi laba cemerlang di depan mata, karena usia tanam yang masih muda.

Akuisisi Felda dilihat sebagai akuisisi yang cukup unik dan jeli melihat prospek ke depan. Pertimbangan matang inilah yang membuat Felda akan tetap mempertahankan posisinya di BWPT, ujar dia di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Ke depan, kata dia, BWPT diperkirakan akan membagikan dividen, yang merupakan profit yang dinanti bagi pemegang saham. Itu artinya BWPT punya komitmen untuk bisa memperoleh laba.

Diakui tiga tahun belakangan masih merugi, namun dengan pertimbangan tanaman yang masih muda berpotensi menghasilkan crude palm oil (CPO) dan tandan buah segar (TBS).


Ekpektasi dividen sangat tergantung pada konsistensi perolehan laba. Fokus pasar saat ini adalah bagaimana perusahaan dapat memonetisasi keunggulan perusahaan yang dimiliki atau sederhananya kapan perusahaan bisa menghasilkan laba. Dan kemampuan itu bisa terlihat dari semakin fokusnya emiten ini dalam membangun infrastruktur penunjang operasionalnya, katanya.

Menurut dia, valuasi harga saham saat ini terbilang undervalue mengingat potensi aset tanaman yang dimiliki BWPT mulai menuju puncak produktivitas. Jadi pilihan Felda masuk di BWPT ini termasuk jeli," katanya.

Lebih jauh ia mengurai, secara umur tanaman, rata-rata umur pohon 8 tahun sangat produktif sekali untuk produksi kedepan. Namun kembali lagi trend koreksi pasar (IHSG) semakin membuat pasar lebih berhati-hati dalam melihat potensi positif yang dimiliki perseroan.

Keunggulan bagi perusahaan CPO yang memiliki umur tanaman yang baru memulai usai produktif seperti yang dimiliki perusahaan adalah Potensi pertumbuhan yang tinggi dan peningkatan efisiensi operasional.

Selain itu, sambung dia, terkait dengan situasi politik Malaysia tempat Felda berada, tidak akan banyak berpengaruh bagi pemegang saham publik saat ini.

Risiko terburuk, jika pembelian Felda kembali dipermasalahkan (setelah pergantian rezim pemerintahan) maka dampaknya terhadap kinerja perusahaan relatif kecil karena transaksi akuisisi oleh Felda adalah transaksi antar pemegang saham, katanya. [jin]
#Felda #BWPT #EagleHighPlantations
BERITA TERKAIT
Pekan Ini Dolar di Area Negatif
Dow Akhiri Penurunan 8 Hari Perdagangan
OPEC Sepakti Kenaikan Produksi Minyak
Harga Minyak di Jalur Penguatan
(Inarno Djayadi) Inilah Sosok Bos Baru BEI
Tito Lengser, Inarno Djayadi Jadi Bos Baru BEI
Rupiah Tertekan Hebat hingga Bunga Acuan Naik

ke atas