NASIONAL

Kamis, 17 Mei 2018 | 00:11 WIB

Penanganan Teroris Dinilai Poin Penting dalam OMSP

Penanganan Teroris Dinilai Poin Penting dalam OMSP
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Analis Kebijakan Bidang Rencana Kontijensi Politik dan Keamanan di Kedeputian Politik dan Strategi Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Budi Pramono mengupas soal Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam disertasi untuk meraih gelar Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional.

Menurut dia, penelitian pelaksanaan OMSP pasca penetapan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di tahun 2004 hingga 2017 bisa dijadikan sebagai referensi mengingat perkembangan politik dan keamanan di Indonesia sekarang ini.


"Disertasi ini mengupas tentang bagaimana perjalanan pelaksanaan OMSP TNI selama 13 tahun berjalan, berkenaan seperti bantuan tugas dalam bencana alam, penjagaan wilayah perbatasan, pengamanan perairan hingga tentang penanggulangan dan penanganan aksi terorisme," kata Budi, Rabu (16/5/2018).

Ia menyebut bahwa tidaklah berlebihan kiranya disertasi ini dapat menjadi salah satu referensi akademis di tengah maraknya aksi teroris akhir-akhir ini, dimana penanggulangan terorisme merupakan salah satu poin penting dalam OMSP.

"Penelitian ini saya kira merupakan hal yang cukup penting dalam dinamika dan perkembangan politik di Indonesia. Terlebih, terkait dengan kejadian terorisme dalam beberapa hari ke belakang ini," ujarnya. [ton]
#Terorisme #Radikalisme
BERITA TERKAIT
DIY Waspada Ancaman Teroris
Kapolri Sebut Akar Masalah Terorisme Komprehensif
Sidney Jones Sebut kelompok JAD Mulai Menyusut
LPAI Nilai Anak Teroris Harus Dilindungi Negara
Jokowi Ingatkan, Keluarga Target Ideologi Teroris
Jokowi Minta Bongkar Teroris sampai Akar-akarnya
Jokowi: Hampir Semua Negara Hadapi Ancaman Teroris

ke atas