PASAR MODAL

Kamis, 17 Mei 2018 | 10:25 WIB

Pasar Saham Cermati Tiga Hal dari Faktor Eksternal

Pasar Saham Cermati Tiga Hal dari Faktor Eksternal
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/5/2018), dibuka menguat sebesar 22,54 poin seiring dengan bursa saham di kawasan Asia yang cenderung menguat.

IHSG BEI dibuka menguat 22,54 poin atau 0,39 persen ke posisi 5.864,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 4,52 poin (0,48 persen) menjadi 939,99.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Kamis (17/5/2018) mengatakan bahwa membaiknya bursa saham eksternal membuka ruang bagi IHSG untuk kembali bergerak ke area positif.

"Sentimen eksternal yang positif mendorong investor melakukan akumulasi di tengah terbatasnya sentimen positif dari dalam negeri," kata Nico Omer.

Saat ini, ia menambahkan, investor juga sedang menanti hasil pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok, mencermati perkembangan Korea Utara-AS, serta mengikuti pergerakan yield US treasury. Ketiga faktor itu, dapat mempengaruhi pergerakan pasar finansial di kawasan Asia.

Sementara dari dalam negeri, lanjut dia, katalis positif diharapkan datang dari pemerintah yang memberi sinyal untuk mengumumkan kebijakan ekonomi dan insentif pada bulan ini guna mendorong kemudahan berusaha, investasi dan ekspor di Indonesia.

Selain itu, Nico Omer mngatakan, investor juga menanti kebijakan Bank Indonesia mengenai suku bunga (BI 7-Day Repo Rate). Kenaikan suku bunga merupakan ekspektasi pasar, itu bisa menjadi katalis positif bagi bursa saham dan nilai tukar rupiah.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 95,50 poin (0,42 persen) ke 22.812,73, indeks Hang Seng melemah 56,70 poin (0,18 persen) ke 31.053,49, dan Straits Times menguat 4,92 poin (0,14 persen) ke posisi 3.537,97. [tar]
#IHSG #NicoOmerJonckheere
BERITA TERKAIT
OPEC: Industri Minyak Perlu Investasi US$11 T
Buka Sesi I, IHSG Hijau 0,82 Poin ke 5.958
Inilah Saham-saham Pilihan Senin (24/9/2018)
IHSG Tunggu Rapat FOMC dan BI
Kenapa Investor Cemas Saat Rekor Wall Street?
Apa Publik AS Ingat Tragedi Lehman Brothers?
Ini Akibat Tergiur Saham Emiten Ganja

ke atas