EKONOMI

Kamis, 17 Mei 2018 | 11:31 WIB

Inilah Jumlah Pelanggan Kartu Prabayar

Wahid Ma'ruf
Inilah Jumlah Pelanggan Kartu Prabayar
(Foto: ilustrasi)
INILAHCOM, Jakarta - Jumlah nomor pelanggan prabayar yang telah berhasil registrasi ulang maupun registrasi baru hasil rekonsiliasi sampai dengan berakhirnya batas registrasi ulang tanggal 30 April 2018 adalah sebesar 254.792.159 nomor pelanggan.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika selaku Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Ahmad M. Ramli, bersama dengan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys telah mengumumkan



Rekonsiliasi dilakukan dengan menghitung data hits pada sistem data kependudukan Ditjen Dukcapil dan data registrasi nomor pelanggan pada masing-masing operator. Angka ini menunjukan angka riil yang ideal jika dikomparasi dengan jumlah penduduk Indonesia yang 262 juta jiwa dan pengguna internet yang berjumlah 143 juta.


Angka ini merupakan hasil akhir yang disetujui Ditjen PPI, BRTI, Ditjen Dukcapil dan para operator setelah adanya proses pencocokan dan pemblokiran nomor-nomor yang tidak melakukan registrasi ulang atau yang diregistrasi secara tidak benar, atau tanpa hak, jelas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika selaku Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Ahmad M Ramli seperti mengutip dari laman resmi Keme.

Ditambahkan oleh Ketua ATSI, Merza Fachys angka rekonsiliasi ini merupakan angka riil nomor pelanggan sesungguhnya yang secara logika dan praktik menunjukan angka yang merefleksikan pengguna nomor seluler dari pengguna di tanah air.

Dirjen PPI, Ahmad M Ramli menegaskan bahwa dengan telah ditetapkannya angka hasil rekonsiliasi ini maka seluruh program registrasi ulang telah selesai dilaksanakan dan registrasi kartu pelanggan. Selanjutnya berjalan seperti biasa berupa registrasi kartu pelanggan baru.

Dirjen PPI selanjutnya menyampaikan terimakasih kepada seluruh pelanggan yang telah melakukan registrasi ulang secara benar dan berhak.

Ramli menjelaskan industri Telekomunikasi, Ketua ATSI Merza Fachys juga menyatakan ke depan pola bisnis operator akan lebih mendorong penjualan voucher fisik isi ulang yang bisa dipasarkan melaui gerai dan outlet.
#registrasikartu #KartuPrabayar
BERITA TERKAIT
Pemerintah Pede Tren Positif Investasi Hulu Migas
Menteri PUPR Usulkan Calon BP Tapera ke Presiden
Kenaikan Suku Bunga Belum Bisa Angkat Rupiah
Bisa Macet Lebih Parah, Audit "Rest Area" Tol
H-10 Lebaran, Harga Tiket Pesawat Meroket
Kue Tetu, Kuliner Buka Puasa Paling Laris
Jaga Reputasi Negara, KLHK Antisipasi Karhutla

ke atas