NASIONAL

Kamis, 17 Mei 2018 | 14:45 WIB
(Jika Tak Diambil Keluarga)

Polisi Akan Kubur Massal Jenazah Terduga Teroris

Polisi Akan Kubur Massal Jenazah Terduga Teroris
Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolda Jawa Timur (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Polda Jawa Timur merasa kesulitan berkomunikasi dengan pihak keluarga terduga teroris pengeboman di beberapa titik di Kota Surabaya. Kesulitan itu berimbas pada pengambilan jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara.

Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolda Jawa Timur mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan keluarga 13 pelaku teroris peledakan gereja, Polrestabes dan bom bunuh diri rusun Wonocolo.

Dari tiga keluarga pelaku bom bunuh diri, pihak keluarga TM dan TE yang merespon akan mengambil jenazah. Mereka akan datang ke rumah sakit Bhayangkara.

"Kita sudah berusaha menghubungi keluarga pelaku yang meninggal tapi hanya keluarga pelaku peledakam bom Polrestabes yang merespon. Untuk yang bom gereja dan rusunawa hingga saat ini belum merespon," ungkap Irjen Pol Drs. Machfud Arifin, Kapolda Jawa Timur, Kamis (17/5/2018).

Hingga kini, pihak Polda Jawa Timur akan memberikan waktu tiga hari ke depan untuk mengambil jenazah pelaku peledakan bom Surabaya. Jika tidak diambil, jenazah akan dimakamkan secara masal.

"Kita kasih waktu 3 hari mulai sekarang, kita sudah siapkan jenazahnya semua tinggal bawa. Kalau tidak diambil kita akan makamkan secara masal," imbuhnya.[beritajatim]

#BomSurabaya #Teroris
BERITA TERKAIT
Malaysia Minta Kerja Sama Penanggulangan Teroris
PMI DKI Kirim Tim Pemulihan Korban Gempa Sulteng
Pemerintah Diminta Serius Usai Bencana Palu
Gudang Penyimpanan Kertas Bekas Terbakar
Polisi Surati Imigrasi Cekal Ahmad Dhani
IA ITB Dukung Percepatan Pembangunan Wilayah Timur
Gudang Plastik di Diwek Jombang Ludes Terbakar

ke atas