NASIONAL

Kamis, 17 Mei 2018 | 23:11 WIB

Gadis Asal Papua Terlantar di Bojonegoro

Gadis Asal Papua Terlantar di Bojonegoro
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Bojonegoro - Seorang gadis berinisial CR (17), kelahiran Timika (Papua) anak angkat salah satu warga Desa Brangkal, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, yang ditemukan terlantar di Alun-alun Kota Bojonegoro oleh anggota Polres Bojonegoro beberapa hari lalu kini mendapatkan tempat baru.

CR yang sempat terlantar, pada Rabu (16/5/2018) kemarin, dibawa oleh Sat Binmas Polres Bojonegoro ke Ponpes (Pondok Pesantren) Salafiyah Mambaul Ulum asuhan KH. Moch. Maksun, yang berada di Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Kasat Binmas Polres Bojonegoro, AKP Sujono, melalui KBO Binmas Ipda Fatkhurrahman menerangkan bahwa, CR yang sempat terlantar di Alun alun Bojonegoro sebenarnya sudah diantar ke rumah orang tua angkatnya di Desa Brangkal, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Namun orang tua angkat yang sudah mengasuhnya sejak usia 3 tahun itu tidak lagi mau merawat CR dengan berbagai alasan. Pihak polres sebelumnya sudah melakukan mediasi dengan orang tua angkat, Kades dan Bhabinkamtibmas setempat, namun orang tua angkatnya sudah tidak mau dengan CR.

"Akhirnya kita buatkan pernyataan dan CR kini kita titipkan di Pondok Pesantren," ujar KBO Binmas, Ipda Fatkhurrahman, Kamis (17/5/2018).

Meskipun dititipkan di Pondok Pesantren, dikatakan oleh Ipda Fatkhurrahman, bahwa keberadaan CR juga masih dalam pengawasan dan pantauan Sat Binmas Polres Bojonegoro. "Kami kerja sama dengan Ponpes untuk masa depan CR kedepan," ucap Ipda Fatkhurrahman.

Dengan dititipkannya CR ke Ponpes diharapkan mendapat pendidikan baik dari segi pengetahuan maupun mental. CR yang masih anak-anak itu juga masih butuh kasih sayang seorang yang bisa menjadi orang tua. [beritajatim]

#PonpesSalafiyahMambaulUlum
BERITA TERKAIT
Sandi Lelang Gitar Seharga Rp12 Juta
Momen Saat Sri 'Tegur' Bos IMF Pose 2 Jari
Kang Emil Jualan Kopi Hingga ke Rusia
(Gempa-Tsnunami Palu) TNI Lakukan KBM di Tenda Darurat Sigi
Lokasi Gempa Palu Disemprot Disinseksi Lewat Udara
10.500 Orang Awasi 5,8 Juta Peraga Kampanye
TNI Bantu Imunisasi 112 Siswa SD di Sumbawa Barat

ke atas