PASAR MODAL

Kamis, 24 Mei 2018 | 08:10 WIB

Bursa Saham Sydney Dibuka Murung

Bursa Saham Sydney Dibuka Murung
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis (24/5/2018), menyusul penurunan di bursa kontinental dan sedikit kenaikan di bursa saham Amerika Serikat.

Pada pukul 10.09 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 20,6 poin atau 0,34 persen pada 6.011,9 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas tergelincir 18,4 poin atau 0,3 persen pada 6.121,9 poin.

"Investor Asia-Pasifik terjebak dalam arus saling berlawanan. Data yang dirilis semalam mengecewakan di Eropa tetapi mengalahkan ekspektasi di bursa AS, sementara indeks AS berhasil di hijau," kepala strategi pasar CMC Markets Michael McCarthy mengatakan dalam catatan pagi untuk investor.

Indeks Pembelian Manajer Prancis dan Jerman "gagal memenuhi hampir setiap hitungan," dengan indikator-indikator ke depan tetap di "wilayah ekspansi, meskipun pada tingkat yang lebih lambat dari yang diperkirakan investor. Kegagalan pada data inflasi Inggris lebih lanjut mewarnai skenario pertumbuhan yang lebih rendah," kata McCarthy.

Di sisi lain, jasa-jasa dan manufaktur AS tumbuh pada tingkat yang lebih baik dari perkiraan "setelah pembukaan yang lemah, berita melihat penurunan awal teratasi." Risalah dari pertemuan terakhir Komite Pasar Terbuka Federal AS, yang membuat keputusan tingkat suku bunga dan uang beredar, juga "memberikan katalis untuk reli akhir," katanya.

"Komoditas-komoditas industri berada di bawah tekanan. Harga minyak tergelincir karena persediaan AS melonjak, dan tembaga juga turun. Pasar berjangka Asia Pasifik menunjuk ke hari negatif. Kurangnya data regional hari ini mungkin melihat pasar saham datar. Pelemahan dolar AS dan euro bisa melihat penguatan mata uang lokal sehingga menambah berat pada saham-saham. "

Bank-bank besar Australia dibuka sebagian besar lebih rendah, dengan ANZ tergelincir 0,04 persen, Commonwealth Bank turun 0,63 persen dan National Australia Bank turun 0,48 persen. Sementara itu Westpac naik 0,11 persen.

Raksasa pertambangan BHP Billiton naik 0,5 persen dan saingannya Rio Tinto bertambah 0,19 persen. Oil Search turun 1,87 persen dan Woodside Petroleum turun 1,2 persen.

Wesfarmers naik 0,22 persen dan jaringan supermarket saingannya Woolworths naik 0,87 persen.

Operator penerbangan nasional Qantas merosot 1,1 persen, raksasa telekomunikasi Telstra menambahkan 1,46 persen dan kelompok bioteknologi CSL merosot 1,1 persen. [tar]

#BursaSaham #Australia #ASX
BERITA TERKAIT
AS Desak China Tanpa Devaluasi Nilai Yuan
IHSG di Awal Sesi I IHSG Tertekan 0,4% ke 6.507
Bursa Saham Asia Tertekan Data Ekonomi AS
Harga Emas Jatuh dari Rekor Tertinggi
Minyak Mentah Alami Aksi Ambil Untung
Inilah Saham Pilihan Hari Ini (22/2/2019)
Dolar AS Berani Abaikan Data Ekonomi

ke atas