GAYA HIDUP

Senin, 28 Mei 2018 | 23:10 WIB

Jakarta Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

Mia Umi Kartikawati
Jakarta Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Industri fesyen muslim kian meningkat di Indonesia, khususnya di Jakarta. Tidak salah jika Jakarta menjadi pusat fesyen muslim dunia.

Faktanya, dari sekitar total jumlah penduduk di Indonesia sebanyak 260 juta jiwa, terdapat 80 persen atau sekitar 200 juta di antaranya adalah umat Muslim. Selain itu, market muslim global pun terbilang besar.

Berdasarkan riset yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) perputaran ekonomi muslim telah menyumbang 12 persen GDP dunia. Dari segi sektor fesyen, market share fesyen muslim dunia mencapai 24 persen atau setara dengan 1,8 miliar dari populasi global.

Diajeng Lestari selaku Chief Executive Officer (CEO) HIJUP menjelaskan, sangat optimis bisa menjadi motor bagi penggerak industri fesyen muslim. Terlebih, di Jakarta sebagai pusat fesyen muslim dunia.

Senada dengan hal itu, ketua Pokja Industri Kreatif, Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Irfan Wahid mengatakan, industri fesyen muslim Indonesia memiliki segudang potensi besar.

"Populasi muslim kita itu terbesar di dunia. Tingkat konsumsinya nomor lima di dunia dan sumber daya yang kaya ada dari Sabang sampai Merauke," papar Irfan di acara HIJUP Ramadan Festival, Kota Kasablanka, baru - baru ini.

Masih menurutnya, semua potensi yang melekat pada industri fesyen muslim di Indonesia sudah sepatutnya dijadikan sebagai kekuatan utama. Hal ini dalam rangka untuk menjadikan pusat fesyen muslim. (tka)

#jakarta #pusat #fesyen #muslim #dunia
BERITA TERKAIT
Batik Amarilis Paduan Budaya Dunia dan Indonesia
Flea Market Banjir Selebgram Fesyen dan Kecantikan
Lepas Penat, Bisa Bekerja di Coworking Space
Kesehatan Mental Remaja jadi Perhatian Dunia
Belum Apa-apa Huta Ginjang Sudah Bikin Jatuh Cinta
PBN Thamrin City Disebut Barometer Batik Nusantara
Orangtua Kunci Keberhasilan Anak Pilih Sekolah

ke atas