EKONOMI

Rabu, 30 Mei 2018 | 01:29 WIB

Irigasi Minimalis, Langkat Tetap Swasembada Beras

Irigasi Minimalis, Langkat Tetap Swasembada Beras
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Langkat - Mungkin tak banyak yang tahu, sawah di Kabupateng Langkat, Sumetera Utara yang teraskes irigasi hanya 25%. Meski kecil, daerah ini mampu berswasembada beras tiap tahun.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat Nasiruddin di Stabat, Sumatera Utara, Selasa (29/5/2018).

Nasiruddin menjelaskan, Pemkab Langkat, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bertekad untuk terus mewujudkan swasembada pangan (beras) secara berkelanjutan. Hal ini menjadi prioritas karena pangan merupakan kebutuhann dasar manusia.

"Saat ini Pemkab telah berhasil mewujudkan swasembada pangan pada beras secara berkelanjutan. Bahkan akan terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan asal tumbuhan sebagai prioritas utama didalam pembangunan daerah," kata Nasiruddin.

Kabupetan Langkat berpeluang menggejot produksi gabah, apabila sarana irigasi di lahan persawahan tadah hujan, seluas 25.965 hektar bisa dibangun seluruhnya.

Di mana, luas lahan sawah beririgasi sangat kecil, hanya 8.912 hektar dari seluruh luasan sawah di Kabupaten Langkat yaitu 35.582 hektar. Meskipun demikian, terus dilakukan upaya melalui dana APBD maupun APBN untuk menyediakan dan meningkatkan pangan tumbuhan ini.

Pemkab dibantu TNI, melalui Kodim 0203 Langkat bertekad untuk mensukseskan program Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat, yakni terwujudnya swasembada pangan. [tar]

#PemkabLangkat #SwasembadaBeras #InfrastrukturPertan
BERITA TERKAIT
Melawan Kebijakan Sawit Uni Eropa
Diduga Maladministrasi, Dua IUP Antam Ditahan
Aviliani Sarankan Pajak Youtuber Diburu
Laba Pertamina Pasti Rontok Gegara Minyak Dunia
Penataan Ruang Harus Perhatikan Pengelolaan Danau
(Pelarangan CPO) Bos Gapki Apresiasi Gugat Uni Eropa ke WTO
Mentan: Harga Gabah Tidak Boleh di Bawah Rp 4.070

ke atas