MOZAIK

Sabtu, 02 Juni 2018 | 12:00 WIB

Penyeragaman Bacaan Quran di Zaman Khalifah Utsman

Penyeragaman Bacaan Quran di Zaman Khalifah Utsman
(Foto: Ilustrasi)

PADA masa pemerintahan Utsman, terjadilah perbedaan bacaan Alquran di kalangan umat Islam dan kalau dibiarkan, bisa menggganggu persatuan dan kesatuan umat Islam.

Karena itu sahabat Hudzaifah menyarankan kepada khalifah agar berusaha mengusahakan keseragaman bacaaan Alquran.

Khalifah Utsman dapat menerima ide Hudzaifah, kemudian membentuk panitia terdiri dari empat orang, yakni: Zaid Bin Tsabit, Saiid Bin Al-Ash, Abdullah Bin Al-Zubair dan Abdurrahman Bin Harits Bin Hisyam.

Panitia ini diketuai oleh Zaid dan bertugas menyalin Alquran yang disimpan oleh Hafsah, sebab suhuf Hafsah ini di pandang sebagai naskah Alquran standar.

Panitia Zaid diperintah menyalin suhuf Hafsah dalam jumlah beberapa buah untuk dikirimkan ke beberapa daerah Islam disertai intruksi bahwa semua suhuf yang berbeda dengan Mushaf Utsman yang terkirim itu harus di musnahkan/dibakar.

Setelah panitia Zaid berhasil melaksanakan tugasnya, mushaf Hafsah yang dipinjamnya dikembalikan ke Hafsah. Marwan Bin Al-Hakam seorang Khalifah Bani Umayyah, pernah meminta Hafsah agar suhufnya dibakar, tetapi ditolak oleh Hafsah.

Baru setelah Hafsah wafat, suhufnya di ambil oleh Marwan dan kemudian dibakarnya. Tindakannya terpaksa dilakukan, demi untuk mengamankan keseragaman mushaf Alquran yang telah diusahakan oleh Khlaifah Utsman.

Dan lagi untuk menghindari keragu-raguan umat Islam di masa yang akan datang terhadap mushaf Alquran, jika masih terdapat dua macam naskah (Suhuf Hafsah dan Mushaf Utsman). []

#Ramadhan2018 #Alquran #Mengaji #NuzululQuran
BERITA TERKAIT
Apakah Anak Anda Hafal Alquran? Ini Tipsnya!
Surat Istimewa Buat Sahabat
Hikmah dari Kisah Sahabat: Tabiat Bermasyarakat
Syair: Gerhana Bulan
Perang Dzul Usyairah
Rasul Tolak Tawanan Perang di Bulan Haram
Alasan Rasul Menyerang Jalur Dagang Kafir Quraisy

ke atas