NASIONAL

Rabu, 30 Mei 2018 | 17:36 WIB

Wabup Bengkulu Selatan Akui Kenal Penyuap Bupati

Ivan Setyadhi
Wabup Bengkulu Selatan Akui Kenal Penyuap Bupati
Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menyebut telah lama mengenal sosok penyuap Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud adalah bernama Juhari.

Hal itu disampaikan Gusnan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (30/5/2018).

"(Kenal Juhari) Sudah lama jadi kontraktor. Orang swasta dia dan tim sukses kita, katanya kepada wartawan di KPK.

Namun, Gusnan mengaku tak tahu persis jika ada proyek yang dikerjakan Juhari di Bengkulu Selatan apalagi langsung berkaitan dengan Dirwan selaku bupati.


Saya enggak tahu soal proyek tersebut. Saya enggak paham juga (soal proyek jalan dan jembatan). Karena semua yang putuskan Pak Bupati, ungkapnya.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Dirwan bersama istrinya, Hendriati dan keponakannya yang juga PNS di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan Nursilawati. Nursilawati diketahui juga menjabat sebagai Kepala Seksi di Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan.

Dirwan diduga menerima suap dari Juhari untuk pengamanan dan jatah proyek di Bengkulu Selatan.

Ada lima proyek infrastruktur berupa jembatan dan jalan di Kabupaten Bengkulu Selatan yang dikerjakan Juhari dengan anggaran sebesar Rp750 juta, dengan nilai comminment fee yang disepakati adalah 15 persen yakni Rp112 juta. [ton]
#DirwanMahmud #KPK
BERITA TERKAIT
Ditahan KPK, Cagub NTT tak Bisa Gunakan Hak Pilih
Forwaja Desak KPK Usut Bunga Palsu Pemprov DKI
KPK Minta Kepala Daerah Ini DIperberat Hukumannya
OTT Disebut Politis, Ini Pembelaan KPK
KPK Langsung Tahan Bupati Tulungagung
KPK Pastikan OTT Kepala Daerah Tak Terkait Pilkada
Bupati Tulungagung Nyerah Atas Inisiatif Sendiri

ke atas