NASIONAL

Senin, 04 Juni 2018 | 18:43 WIB

Gus Ipul Janji Pemerataan Pembangunan di Madura

Gus Ipul Janji Pemerataan Pembangunan di Madura
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Pamekasan - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) erkomitmen untuk merealisasikan konsep pemerataan pembangunan termasuk Madura.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri silaturrahim bersama relawan di Pamekasan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Panyepen Palengaan, Pamekasan.

RKH Mubazir bin Badruddin, pengasuh pesantren Miftahul Ulum menyatakan kebulatan tekad siap konsisten dan istiqomah berjuang sepenuh hati untuk memenangkan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

Dengan adanya dukungan ini, Gus Ipul pun berkomitmen untuk merealisasikan konsep pemerataan pembangunan yang ia gagas bersama Puti, termasuk di Madura. "Madura harus ikut merasakan konsep Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur, sesuai program yang kami siapkan," kata Gus Ipul pada sambutannya.

Apalagi, angka kemiskinan di Madura menjadi salah satu yang terbesar di Jawa Timur. Selain dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan madin, Gus Ipul juga telah menyiapkan program alokasi anggaran sebesar satu triliun rupiah tiap tahun untuk Madura atau yang disebut Satria Madura.

Dengan memaksimalkan pembangunan di sana, Gus Ipul berharap Madura menjadi pusat ekonomi syariah di Jawa Timur. "Kalau pembangunan tumbuh, ekonominya tumbuh, bukan tak mungkin Madura menjadi Pusat Ekonomi Syariah di Jawa Timur nantinya," tandasnya.

Pembangunan ekonomi dilakukan di antaranya dengan menyiapkan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Serta dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Kemudian, pembangunan industri wisata terutama industri wisata halal di Madura. "Selama ini Madura sudah ditopang oleh pendidikan keilmuan agama yang kuat. Tugas pemerintahan nantinya adalah membangun ekonomi di sana," pungkas mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. [beritajatim]

#Pilkada2018 #GusIpul
BERITA TERKAIT
Gambar di Baliho Kecil. Gus Ipul Perintah Bongkar
(Soal Nasi Ayam Lebih Mahal di Indonesia) Sandi: Saya Tinggal dan Kawin di Singapura
Eddy Sindoro Jalani Pemeriksaan Perdana di KPK
Saat Penembakan, Wenny Bersama Pendeta dan Polisi
Takut Diceraikan, Wanita Ini Beli Bayi
Polisi Selidiki 'Peluru Nyasar' di DPR
Semangat Persatuan Menggeliat Air Kumbang

ke atas