MOZAIK

Rabu, 13 Juni 2018 | 13:00 WIB

Hadis Daif: Tidur Orang Berpuasa ialah Ibadah

Hadis Daif: Tidur Orang Berpuasa ialah Ibadah
(Foto: Istimewa)

Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, doanya dikabulkan, dan amalannya pun akan dilipatgandakan pahalanya.

Hadits ini diriwayatkan oleh Al Baihaqi di Syuabul Iman (3/1437).

Hadits ini dhaif, sebagaimana dikatakan Al Hafidz Al Iraqi dalam Takhrijul Ihya (1/310). Al Albani juga mendhaifkan hadits ini dalam Silsilah Adh Dhaifah (4696).

Terdapat juga riwayat yang lain:

Orang yang berpuasa itu senantiasa dalam ibadah meskipun sedang tidur di atas ranjangnya.

Hadits ini diriwayatkan oleh Tammam (18/172). Hadits ini juga dhaif, sebagaimana dikatakan oleh Al Albani di Silsilah Adh Dhaifah (653).

Yang benar, tidur adalah perkara mubah (boleh) dan bukan ritual ibadah. Maka, sebagaimana perkara mubah yang lain, tidur dapat bernilai ibadah jika diniatkan sebagai sarana penunjang ibadah.

Misalnya, seseorang tidur karena khawatir tergoda untuk berbuka sebelum waktunya, atau tidur untuk mengistirahatkan tubuh agar kuat dalam beribadah.

Sebaliknya, tidak setiap tidur orang berpuasa itu bernilai ibadah. Sebagai contoh, tidur karena malas, atau tidur karena kekenyangan setelah sahur. Keduanya, tentu tidak bernilai ibadah, bahkan bisa dinilai sebagai tidur yang tercela.

Maka, hendaknya seseorang menjadikan bulan ramadhan sebagai kesempatan baik untuk memperbanyak amal kebaikan, bukan bermalas-malasan. []

BERITA TERKAIT
Walau Demi Gengsi Jangan Bohong Tak Baik Akibatnya
Bangunlah, Wahai Orang Istimewa!
Pahala Orang Sabar tidak Berbatas
Sudahkah Anda Bersikap Mengutamakan Orang Lain?
Apakah Engkau Mau Istrimu Jadi Wanita Terindah?
10 Wasiat Ibu kepada Sang Putri Pasca Menikah
Allah Mengampuni Niat Buruk Hamba-Nya

ke atas