NASIONAL

Jumat, 08 Juni 2018 | 04:09 WIB

Ustad Abdul Somad 'Diculik' TNI AD

Ahmad Farhan Faris
Ustad Abdul Somad 'Diculik' TNI AD
(Foto: youtube)

INILAHCOM, Jakarta - Ustad Abdul Somad (UAS) mengaku 'diculik' oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono untuk mengisi ceramah di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat pada Rabu (6/6/2018).

Dalam video yang beredar di media sosial, UAS mengawali ceramahnya dengan menyapa KSAD Jenderal TNI Mulyono beserta istri, Wakil KSAD beserta istri dan seluruh jajaran pejabat TNI AD.

"Selanjutnya bapak-bapak yang tidak dapat saya sebutkan nama, jabatannya sehingga khawatir salah karena menjelang berbuka ini kurang konsentrasi," kata UAS seperti dikutip dari youtube pada Kamis (7/6/2018).

Kemudian, UAS mulai berpantun dimana mengaku 'diculik' oleh TNI AD supaya bisa mengisi ceramah sekaligus berbuka puasa bersama di Mabes TNI AD. Memang, UAS punya jadwal yang terbilang padat.

"Dari Makkah terus ke Muzdalifah. Pergi haji adik beradik. Sudah lama berceramah. Baru ini saya diculik," ujar UAS disambut tawa dan tepuk tangan dari jamaah.

Namun, UAS menjelaskan istilah diculik yang dipakainya itu agar tidak terjadi salah penafsiran. Awalnya, UAS sedang berada di wilayah Bogor, Jawa Barat.

"Saya dijemput dari Markas Islamic Center Az-Zikra Bogor sampai kemari dengan pengawalan yang luar biasa," jelas dia.

Setelah tiba di Mabes TNI AD, UAS mengaku sangat dihormati oleh para pejabat TNI Angkatan Darat. Sebab, selama ini UAS yang selalu mendatangi pejabat kalau ada acara-acara.

"Biasanya saya yang mendatangi pejabat, tapi kali ini saya yang didatangi ke kamar, disambut, diajak berfoto," katanya.

Dengan begitu, UAS berkelakar kalau foto-fotonya bersama pejabat TNI Angkatan Darat bisa meningkatkan popularitasnya sekaligus menepis tudingan sebagai ustad radikal atau lainnya.

"Kalau foto ini di share akan menaikkan rating dan menghilangkan tuduhan-tuduhan radikal dan anti NKRI dari orang-orang yang tidak kenal," tandasnya.

Untuk diketahui, nama UAS tidak masuk dalam rekomendasi sebagai muballig yang telah dirilis oleh Kementerian Agama sebanyak 200 orang.[ris]

#UstadAbdulSomad
BERITA TERKAIT
Pengacara Vanessa Gelar Sayembara Temukan Rian
KPU Sebut Tuduhan Curang Bentuk Sikap Tak Empati
Sandi Prihatin 225 KPPS Meninggal Selama Pemilu
Eks Dankor Brimob Irjen Rudy Jabat Kapolda Jabar
Bareng Emak-Emak, Seknas Prabowo-Sandi Demo di KPU
Pensiun, 3 Jenderal Polisi Bintang 3 Dimutasi
Makan Nasi Padang, Sandi: Pemilu Jangan Dibaperin

kembali ke atas