NASIONAL

Sabtu, 09 Juni 2018 | 08:00 WIB

Pakar Nilai Yudi Latif tak Betah di BPIP

Fadhly Zikry
Pakar Nilai Yudi Latif tak Betah di BPIP
Pakar hukum tata negara Refly Harun (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pakar hukum tata negara Refly Harun menilai Yudi Latif tidak betah berada di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dia pun mengaku tidak heran jika Yudi mundur dari lembaga tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Refly dalam akun media sosial twitternya @ReflyHZ.
Dalam kicauanya, Refly juga memberikan pendapat tentang keberadaan BPIP. Menurut dia, BPIP tidak diperlukan untuk pembinaan ideologi Pancasila. Menurut dia, Pancasila harus tumbuh langsung dari masyarakat.
"Yudi Latief mundur? Sy tak kaget. Seorang moralis sprt dia tak akan betah berlama-lama di suatu lembaga semacam BPIP, yg bagi sy sendiri memang tak dibutuhkan. Pancasila hrs hidup dr masy scr bottom up, tdk top down dr negara. Negara cukup memberi contoh baik. Salut Yudi," cuit Refly.
Seperti diketahui, pengunduran diri Yudi diumumkannnya di laman Facebook miliknya. Yudi mengaku tidak dapat melanjutkan kepemimpinan di BPIP. Dia pun mempersilahkan tokoh baru untuk memimpin badan tersebut. Belakangan diungkapkan pihak Istana, Yudi meninggalkan jabatannya karena ingin fokus mengurus keluarga.
Sebelumnya, BPIP menjadi polemik karena gaji Rp100 juta pasca Presiden Jokowi meneken Peraturan Presiden nomor 42 tahun 2018. Banyak pihak yang mengkritik gaji yang diterima oleh BPIP. Peran BPIP dinilai juga belum signifikan. [fad]

#BPIP #YudiLatif
BERITA TERKAIT
Tuduhan Curang Sudah Ada Sejak Pemilu Era SBY
Meski Sakit, Sandi Minta Pendukung Tetap Semangat
(Duga Ada Kecurangan) Demokrat Siap Dampingi Prabowo Adu Data KPU
Demokrat Nilai Wajar Prabowo-Sandi Gelar Syukuran
Kiai Se-Jatim Ajak Semua Pihak Lapang Dada
4 ABK Ditemukan Lemas Tak Bernyawa Dibungker
TKN Klaim Terima 25 Ribu Aduan Terkait Pilpres

kembali ke atas