PASAR MODAL

Senin, 11 Juni 2018 | 02:24 WIB

Berburu Cuan 23 Persen di Saham UNVR

Ahmad Munjin
Berburu Cuan 23 Persen di Saham UNVR
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Analis melihat harga wajar saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dalam 12 bulan mendatang berada di level Rp60.071 per unit saham. Artinya, masih ada potensi cuan sesar 23,09% dari harga saat ini. Berminat?

Pada perdagangan Jumat (8/6/2018) saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup melemah Rp800 (1,7%) ke posisi 45.400 per saham dari posisi sebelumnya di angka Rp46.200. Sepanjang perdagangan intraday, saham ini mencapai angka tertingginya di Rp46.225 dan terendahnya di posisi 45.400. Jumlah lot yang ditransaksikan sebanyak 50.954 senilai Rp232,2 miliar.

Sepanjang tahun lalu, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) meraup laba Rp7 triliun. Laba ini meningkat 9,6% jika dibandingkan dengan tahun 2016. Penjualan bersih sepanjang tahun 2017 mencapai Rp41,2 triliun, naik tipis 2,9% ketimbang tahun sebelumnya Rp40 triliun.

Pertumbuhan laba hingga hampir 10% ini dipicu oleh efisiensi UNVR selama tahun 2017. Harga pokok penjualan UNVR hanya tumbuh 1,99% (yoy) pada 2017. Di saat yang sama, beban pemasaran dan penjualannya juga hanya tumbuh 0,61%.

Tahun lalu, UNVR bahkan berhasil menekan beban umum dan administrasi yang turun 2,16% dibandingkan tahun sebelumnya jadi Rp3,88 triliun. Jumlah aset UNVR juga tumbuh dari Rp16,74 triliun di akhir 2016 menjadi Rp 18,9 triliun. Terdiri dari jumlah aset lancar Rp7,9 triliun dan jumlah aset tidak lancar Rp10,9 triliun.

Sementara jumlah liabilitas UNVR naik dari Rp12 triliun menjadi Rp13,7 triliun. Sedangkan jumlah ekuitas naik dari Rp4,7 triliun menjadi Rp5,1 triliun.

Menurut Kiswoyo, Peneliti Senior PT Narada Kapital Indonesia, Return on Equity (RoE) UNVR pada akhir tahun 2018 diasumsikan sebesar 135%, beta saham UNVR 0,66; Risk Free Return sebesar 4,75%; Price to Earning Ratio (PER) tertinggi UNVR 61x; dan pertumbuhan Earnings per Share (EPS) UNVR untuk tahun 2018 sebesar sebesar 11%.

Oleh karena itu, dia melihat harga wajar UNVR pada 12 bulan mendatang berada di level Rp60.071 per unit saham. Masih terdapat potensi kenaikan harga saham UNVR sebesar 23,09% dari harga saat ini di level Rp 46.200, ujar dia dalam risetnya yang diterima INILAHCOM di Jakarta, baru-baru ini.

Kiswoyo melihat EPS UNVR di tahun 2018 bisa tumbuh 11% dari EPS tahun 2017 sebesar Rp918 menjadi Rp1.018 di akhir tahun 2018.

Di tahun 2018, lebih jauh Kiswoyo memprediksi UNVR masih bisa tumbuh secara kompetitif. Kekuatan brand dan inovasi akan berperan utama dalam rencana pertumbuhan UNVR, ucapnya.

UNVR berinvestasi secara intensif dalam memperkuat ekuitas brand-nya, yaitu untuk mencari hubungan antara konsumen dan produk yang mereka beli. Dengan strategi UNVR yang setiap tahunnya selalu me relaunch sekitar 40 produknya membuat produk produk UNVR tetap menjadi market leader di pasar dan membuat orang orang pada tidak bosan dengan produk produk UNVR, ungkap dia.

Hal tersebut , lanjut dia, membuat seolah UNVR selalu memiliki minimal 40 produk baru setiap tahunnya.

Sehingga, kami melihatnya UNVR akan selalu bisa tetap menjadi market leader bagi produk-produknya. Dan sangat sulit bagi kompetitor baru untuk menyaingi produk produk UNVR yang sudah menjadi market leader, imbuhnya. [jin]

#SahamUnilever #Kiswoyo #UNVR
BERITA TERKAIT
Bursa Saham Eropa Negatif di Awal Sesi
IHSG Berakhir 29 Poin di Zona Merah 5.727
Inilah Pemicu Kejatuhan Bursa Asia
OJK Loloskan Calon Direksi Bank Mantap
Pasar Eropa Terbatasi Sidang Brexit
(Rehat Siang) IHSG Sisakan Angka Hijau 11 Poin di 5.767
Jadi Contoh, Walikota Bitung Ikut Nabung Saham

ke atas