GAYA HIDUP

Minggu, 10 Juni 2018 | 21:45 WIB

Fashion Legacy Apresiasi Kontes Model "SAGA" 2018

Aris Danu
Fashion Legacy Apresiasi Kontes Model "SAGA" 2018
(Foto: Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta-Fashion Legacy, sebuah grand butik yang menaungi sejumlah brand dari fashion desainer turut ambil bagian dalam perhelatan Grand Final LSPR Fashion SAGA 2018. Fashion Legacy secara konsisten terus bersinergi untuk mendukung karya para pelaku industri fashion di Tanah Air.

Perhelatan kompetisi model SAGA 2018 ini merupakan kerjasama perdana antara Fashion Legacy dengan Modeling Club dari lembaga pendidikan London School of Public Relation (LSP. SAGA merupakan kontes pemilih model yang secara rutin digelar setiap tahun oleh LSPR Modeling Club yang kini telah memasuki tahun ke-11.

Tahun ini LSPR Fashion SAGA 2018 mengusung tema "Culturashion - Tropical Indonesia" dan merupakan puncak acara dari rangkaian acara sebelumnya yaitu LSPR Modeling Week 2018.

"Saya sangat antusis melihat banyak sekali potensi pelaku muda dan generasi milenial baik desainer, model, fashion stylist dan lainnya yang bisa menjadi penerus dunia fashion Indonesia," kata Vadiel Mekha, Genaral Manager Fashion Legacy dalam wawancara di Jakarta, baru-baru ini.

Kompetisi model SAGA 2018 tersebut melibatkan dewan juri yang tidak asing lagi di dunia fashion yaitu Paula Verhoeven, Julius Ryan Karsten, Harjono Djukyanto, Kreshna Rizka Utama, dan Taufan Teguh Akhbari. Kegiatan ini menurut Vadiel sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kemajuan industri fashion Tanah Air.

"Ini sesuai dengan visi dari brand saya yaitu untuk menjadi sebuah fashion yang dibanggakan serta diwariskan untuk generasi selanjutnya," ujarnya.

Dalam perhelatan itu, Fashion Legacy menampilkan 10 look yang terdiri dari busana wanita dan pria. Busana wanita kombinasi mix and match, blouse dan outer dengan pewarnaan alam. Blouse berbahan lurik dengan potongan asimetris yang modern, blouse dan celana dari bahan tenun badui yang didesain kekinian. Outer berwarna krem dengan bahan doby yang melengkapi dengan turban cantik, hingga kaftan yang terbuka di bagian lengan hingga menjadi lebih universal.

Sementara untuk koleksi pria terdapat kemeja berbahan dasar sutra, dan kemeja dengan potongan asimetris berbahan lurik.

Vadel menambahkan, penambahan baju juga disesuaikan dengan tema acara yaitu Culturashion yang menampilkan warna-warna cerah untuk mewakili nuansa muda dan summer. Bahan dasar boleh khas nusantara namun desain tetap edgy. [adc]

#FashionLegacy #SAGA2018
BERITA TERKAIT
Penting, Tingkatkan Kemampuan Bilingual pada Anak
Kecantikan Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Atasi Penyakit Ginjal Kronis dengan Hemodialisa
Ketahui Sebab Timbulnya Gagal Ginjal
Festival Raja Ampat akan Dibuat Lebih Tematik
Penyakit Ginjal Banyak Diderita Laki - Laki?
15 Tim Ikut TdS 2018, Sport Tourism 5 Besar Dunia

ke atas