GAYA HIDUP

Senin, 11 Juni 2018 | 18:15 WIB

Ternyata Indonesia Kurang Tenaga Fisioterapi

Mia Umi Kartikawati
Ternyata Indonesia Kurang Tenaga Fisioterapi
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Indonesia memiliki kekurangan tenaga fisioterapi sekitar 30 ribu orang. Hal ini sangat memprihatinkan.

Menurut Ali Imron Sebagai Ketua Umum IFI (Ikatan Fisioterapi Indonesia), saat ini seorang tenaga fisioterapi di Indonesia berbanding 70 ribu penduduk. Situasi ini sangat berbeda dengan negara lain yaitu singapura, Malaysia dan Jepang.

"Kalau kebutuhan tenaga fisioterapi itu sekitar 12 ribu. Dari 12 ribu itu bekerja di 1300 di rumah sakit, dan puluhan di puskesmas. Kita di Indonesia, devisit 30 ribu orang fisioterapi," papar Ali Imron saat ditemui di acara ulang tahun ke 50 Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), Jakarta, Minggu, (10/06/2018).


Masih menurutnya, setidaknya, satu orang fisioterapi ideal menangani 35 ribu orang. Meski begitu, angka tersebut masih jauh dari negara Jepang yang berkisar satu orang fisioterapi hanya mengatasi 5 ribu orang, atau satu banding 5 ribu.

Karena itu, saat ini semakin banyak sekolah yang menyediakan jurusan fisioterapi. Ini adalah sekolah yang terbilang murah dibanding jurusan tenaga kesehatan lainnya.

"Untuk sekolah fisioterapi enggak mahal. Karena lebih murah dari pada profesi kesehatan lainnya. Namun agak sulit, iya," tambahnya. (tka)
#indonesia #kurang #tenaga #fisioterapi
BERITA TERKAIT
Yuk, Ikut Putera-Puteri Maritim Indonesia 2018
Indonesia Siap untuk Jakarta Modest Fashion Week
Lima Signal Kesehatan Anda Terganggu
(Tidak Hanya Membuat Bahagia) Es Krim Juga Dapat Membuat Anda Pintar
Berlatih Yoga Dapat TIngkatkan Kualitas Sperma?
Tujuh Rahasia Khasiat Daun Jambu untuk Rambut
Sajikan Makanan Sehat di Hari Raya

ke atas