DUNIA

Selasa, 12 Juni 2018 | 22:33 WIB

AS Buka Kedubes De-Facto di Taiwan, Cina Marah

AS Buka Kedubes De-Facto di Taiwan, Cina Marah
Asisten Menlu AS Marie Royce (kanan) memberikan pidato pada pembukaan kedutaan de facto Washington di Taipei, Selasa (12/6/2018). (Foto: AP)

INILAHCOM, Taipei--Amerika Serikat (AS) telah membuka fasilitas mutakhir di Taiwan yang berfungsi sebagai kedutaan de facto di negara pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, tapi diklaim Beijing sebagai bagian dari wilayahnya.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Asisten Menteri Luar Negeri AS, Marie Royce, hari Selasa (12/6/2018) berada di antara para pejabat tinggi dalam upacara peresmian Lembaga AS baru senilai US$256 juta itu di Taipei, yang melayani kepentingan AS lantaran tidak adanya hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan.

Pembukaan fasilitas baru itu membuat marah Beijing. Juru bicara Departemen Luar Negeri Cina, Geng Shuang, mengatakan Cina telah mengajukan protes keras kepada Washington.

Geng mengatakan kementeriannya mendesak AS agar menjunjung tinggi kebijakan "satu Cina" dan menghindari tindakan yang merusak hubungan Cina-AS serta "perdamaian dan stabilitas" di Selat Taiwan. [voa/lat]

#as #kedubes #taiwan
BERITA TERKAIT
Mantan Presiden Gbagbo Tetap Ditahan
Trump Berbohong, Dia Makin Terpojok
Perselisihan Trump dengan Ketua DPR Semakin Tajam
Dua WNI Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia
Maher Younis Selesaikan 36 Tahun Penjara Israel
(Bikin Onar) Keluarga Turis Inggris Diusir dari Selandia Baru
Vietnam Bersiap Menyambut Kim Jong-un

ke atas