DUNIA

Rabu, 13 Juni 2018 | 13:18 WIB

Taliban Ingin Dialog Langsung dengan AS

Taliban Ingin Dialog Langsung dengan AS
Hibatullah Akhundzada (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Islamabad--Pemimpin Taliban-Afghanistan Hibatullah Akhundzada kembali menyampaikan seruannya untuk melangsungkan pembicaraan langsung dengan AS guna mengakhiri perang. Seruan ini memberi harapan baru bahwa Taliban mungkin sedang mempertimbangkan untuk terlibat dalam dialog damai dengan pemerintah Kabul.

Dalam "pesan khusus" menjelang Idul Fitri yang menandai berakhirnya bulan puasa Ramadan bagi umat Muslim, pemimpin Taliban ini kembali merestui kampanye militer kelompoknya, dan merujuk pada kehadiran "pasukan pendudukan" pimpinan AS di negara itu.


"Jika pejabat-pejabat Amerika benar-benar yakin dengan solusi damai bagi kemelut Afghanistan ini, maka mereka harus mengarah ke meja perundingan sehingga dampak destruktif akibat tragedi invasi yang terutama merugikan warga Amerika dan Afghanistan, dapat diselesaikan lewat perundingan," ujar Akhundzada dalam pernyataan yang dikirim kepada wartawan menjelang perayaan Idul Fitri Jumat ini (15/6/2018), seperti dikutip dari VOA, Rabu (13/6/2018).

AS menolak seruan Taliban untuk melakukan perundingan langsung dan telah mendesak kelompok ini untuk berunding dengan Pemerintah Afghanistan.

"Amerika siap berpartisipasi dalam diskusi itu, tetapi kami tidak dapat berfungsi sebagai pengganti pemerintah dan rakyat Afghanistan," ujar Lisa Curtis, salah seorang penasehat utama Presiden Donald Trump ketika berbicara di Washington DC minggu lalu. [voa/lat]
#taliban #as
BERITA TERKAIT
(Menghormati Idul Fitri) Militan Taliban dan Tentara Afghanistan Berpelukan
Tiga Hari Idul Fitri, Taliban Hentikan Serangan
Putin Mungkin Bertemu dengan John Bolton
Filipina akan Berikan Otonomi Terbatas kepada MILF
Pakar PBB Kecam AS Soal Kemiskinan
Di Hunggaria Bantu Pengungsi Bisa Dipidana
Kebijakan Imigrasi Trump Pengaruhi Pemilu Sela

ke atas