PASAR MODAL

Rabu, 13 Juni 2018 | 17:43 WIB

Saham Energi Buat Bursa Sydney Kecewa

Saham Energi Buat Bursa Sydney Kecewa
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (13/6/2018), dengan penjualan terkonsentrasi di beberapa sektor yang dipimpin oleh sektor material.

Pada penutupan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 30,9 poin atau 0,51 persen menjadi 6.023,5 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas tergelincir 31,7 poin atau 0,51 persen menjadi 6.133,1 poin.

Kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan kepada Xinhua bahwa ini adalah "hari mengecewakan" di Australia dan di seluruh wilayah, dengan penurunan di Hong Kong dan Shanghai juga.

"Penjualan tampaknya terkonsentrasi pada beberapa sektor dan kepemimpinan kinerja telah berubah beberapa kali selama hari ini", dengan saham-saham energi di bawah tekanan dalam perdagangan awal sebelum memantul kembali menuju akhir perdagangan, katanya.


"Sekarang, ini sedikit mengejutkan, logam dasar turun sedikit semalam dan emas beringsut lebih rendah. Itu memang terlihat seperti banyak pelemahan dalam harga-harga komoditas terkait dengan penguatan dolar AS, daripada kekhawatiran tentang prospek industri secara keseluruhan."

"Namun bagaimanapun, material adalah sektor berkinerja terburuk hari ini ... salah satu alasan utama mengapa indeks Australia telah berakhir sejauh ini di merah," kata McCarthy.

Bank-bank besar berakhir lebih rendah, dengan ANZ turun 0,83 persen, Commonwealth Bank kehilangan 0,93 persen, National Australia Bank kehilangan 0,8 persen dan Westpac tergelincir 0,29 persen.

Raksasa pertambangan BHP Billiton turun 1,43 persen dan saingannya Rio Tinto merosot 1,19 persen. Woodside Petroleum merosot 0,94 persen sementara raksasa minyak dan gas Santos berakhir 1,18 persen lebih rendah.

Jaringan supermarket Woolworths turun 0,72 persen dan Wesfarmers saingannya tergelincir 0,94 persen. Operator penerbangan nasional Qantas merosot 0,15 persen dan kelompok biomedis CSL turun 1,04 persen. [tar]
#BursaSaham #Australia #ASX
BERITA TERKAIT
Pekan Ini Dolar di Area Negatif
Dow Akhiri Penurunan 8 Hari Perdagangan
OPEC Sepakti Kenaikan Produksi Minyak
Harga Minyak di Jalur Penguatan
Wall Street Berpotensi Positif
Bursa Eropa Naik Jelang Sidan OPEC
Ini Penjelasan BI Soal Fundamental Rupiah

ke atas