NASIONAL

Kamis, 14 Juni 2018 | 04:05 WIB

Kendaraan di Tol Cikarut Sempat Naik 675 Persen

Happy Karundeng
Kendaraan di Tol Cikarut Sempat Naik 675 Persen
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Satuan Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya memrediksi puncak arus mudik 2018 masih akan berlangsung hingga, Rabu (13/6/2018).

"Iya diperkirakan puncaknya hingga malam ini. Meski kemungkinan data volume kendaraan kemungkinan turun dari data kemarin. Seperti biasa datanya baru kami dapatkan besok (hari ini) untuk totalnya," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (13/6/2018).

Untuk data H-3 Lebaran atau Selasa (12/6/2018) ia menjelaskan pihak kepolisian mencatat memang terjadi lonjakan volume kendaraan yang melewati sejumlah pintu tol. Diantaranya Tol Cikarang Utama yang naik hingga 675 persen.

"Data H-3 paling tinggi di Gerbang Tol Cikarut. Kendaraan yang keluar sebanyak 67.096. Normalnya hanya sebanyak 8.658.Terjadi peningkatan sebanyak 58.438 kendaraan atau 675 persen," paparnya.

Selain itu lonjakan tidak kalah tinggi terjadi di Gerbang Tol Merak. Dimana tercatat ada 25.702 kendaraan yang melewati gerbang tol ini. Padahal Normalnya hanya dilewati 5.826 kendaraan.

"Berikut ada di Gerbang Tol Merak. Ada peningkatan sebanyak 19.876 kendaraan. Atau sekitar 341 persen," bebernya.

Sedangkan untuk Gebang Tol Ciawi terjadi peningkatan 8 persen. Dari Normal kendaraan hanya 20.590, naik hingga 22.199. Untuk Gerbang Tol Cileunyi volume kendaraan naik hinga 79 persen. Dimana dari angka normal 15.921 naik menjadi 28.554.

"Di Ciawi volume kendaraan naik 1.609 sedangkan di Cileunyi naik 12.633 kendaraan," pungkasnya. [hpy]

#Lebaran2018 #Mudik
BERITA TERKAIT
(Soal Nasi Ayam Lebih Mahal di Indonesia) Sandi: Saya Tinggal dan Kawin di Singapura
Eddy Sindoro Jalani Pemeriksaan Perdana di KPK
Saat Penembakan, Wenny Bersama Pendeta dan Polisi
Takut Diceraikan, Wanita Ini Beli Bayi
Polisi Selidiki 'Peluru Nyasar' di DPR
Semangat Persatuan Menggeliat Air Kumbang
Ahmad Dhani Mangkir dari Panggilan Polda Jatim

ke atas