DUNIA

Kamis, 14 Juni 2018 | 06:30 WIB
(KTT Trump-Kim)

Media Massa Korut Rayakan Kemenangan

Media Massa Korut Rayakan Kemenangan
(Foto: ABC)
INILAHCOM, Pyongyang--Media massa Korea Utara (AS) menganggap pertemuan bilateral antara pemimpin mereka, Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebagai kemenangan Pyongyang.

Media massa Korut bahkan menyebut AS berniat mencabut sanksi atas Korut.

Pemerintah Korut mengontrol media massa secara ketat. Mereka hanya mengizinkan pemberitaan tentang kegiatan dan program yang menguntungkan pemerintah.

Media massa Korut juga jarang melaporkan keseharian Kim Jong-un.

Pertemuan Kim dan Trump yang berlangsung di Singapura, menjadi berita utama media massa Korut. Mereka menampilkan sejumlah potret Kim yang bersebelahan dengan Trump.

Dalam halaman depannya, koran milik pemerintah Korut, Rodong Sinmun, menyebut ajang bilateral tersebut sebagai pertemuan terakbar abad ini.


Kantor berita Korut, KCNA, menerbitkan artikel berbahasa Inggris yang memuji pertemuan tersebut sebagai jeda bersejarah atas masa lalu kedua negara.

Setelah pertemuan, Selasa (12/6/2018) di Singapura, Kim dan Trump menandatangani deklarasi denuklirisasi dan pengurangan tensi di antara kedua negara.

Trump menyebut AS akan tetap menerapkan sanksi bagi Korut. Pencabutan sanksi akan dilakukan, kata dia, jika senjata nuklir tak lagi menjadi pertimbangan mereka.

Trump juga mengumumkan hal mengejutkan tentang penghentian latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan.

Langkah diplomatik yang telah lama dinantikan Korut itu dianggap sebagai konsesi besar bagi mereka, sekaligus langkah menghapus persekutuan antara negara Asia Timur dengan AS.

Meski begitu, Pentagon meminta sekutu mereka di kawasan itu untuk menegaskan kembali komitmen pertahanan mereka kepada AS. [bbc/lat]
#ktt #trump #kim
BERITA TERKAIT
Putin Mungkin Bertemu dengan John Bolton
Kebijakan Imigrasi Trump Pengaruhi Pemilu Sela
Pentagon akan Tampung 20 Ribu Anak Migran
Jaket Kontroversial Melania Trump
Trump Perintahkan Satukan Lagi Keluarga Imigran
Sedang Digagas KTT Trump-Putin
Ibu Negara AS Kunjungi Anak-anak Migran

ke atas