NASIONAL

Kamis, 14 Juni 2018 | 09:40 WIB

Jangan Arahkan Umat ke Salah Satu Cagub

Jangan Arahkan Umat ke Salah Satu Cagub
(Foto: beritajatim)
INILAHCOM, Surabaya - Rois Syuriah PCNU Kota Surabaya KH Mas Sulaiman, mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya upaya mengarahkan pengurus NU di Surabaya, mulai tingkat kota sampai level bawah, untuk mendukung kandidat tertentu di Pilgub Jawa Timur.

"Sebab, sikap PCNU Surabaya sudah jelas, yakni menegakkan khittah NU. Jadi, kalau ada media massa yang memberitakan NU Surabaya mendukung pasangan nomor 1, itu jelas tidak benar," katanya.

Pengasuh Ponpes Al Muhibbin Tambak Osowilangun Surabaya itu mengaku tidak hadir dalam pertemuan di Pondok Amanatul Ummah di Siwalankerto Surabaya beberapa waktu lalu. Begitu juga Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, Muhibbin Zuhri.

"Saya dan ketua tanfidziyah tidak hadir dan tidak pernah menyuruh pengurus NU Surabaya ikut menghadiri undangan itu," tegas Kiai Mas Sulaiman.


Pertemuan silaturrahim tahunan di Ponpes Amanatul Ummah yang diasuh KH Asep Syaifuddin Chalim di Siwalankerto Surabaya, Selasa 6 Juni lalu. Kiai Mas Sulaiman mengatakan, di kegiatan yang mulia itu telah terjadi penggiringan arus bawah NU Surabaya ke arah cagub nomor urut 1. Penggiringan itu dilakukan pihak-pihak tertentu, yang mengatasnamakan pengurus NU.

Putra alm KH Mas Masnur itu menjelaskan, PCNU Kota Surabaya telah menggelar silaturrahim dengan 31 pengurus kecamatan dan 198 ranting NU se-Surabaya. Acara digelar di Kantor PCNU Surabaya pada 10 Juni 2018. "PCNU beserta segenap MWC dan rantingnya tetap berkomitmen pada khittah NU," tegasnya.

Dalam pertemuan resmi itu, Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya telah mengimbau seluruh pengurus NU tidak mengarahkan umat ke salah satu pasangan calon. Dan, soal pilihan politik diserahkan masing-masing pribadi umat.

"Kami tahu sebagian pengurus NU ada yang ke paslon nomor 1 dan sebagian lainnya ke nomor 2. Makanya secara organisasi, PCNU teguh menjaga khittah NU. Kalau atas nama pribadi silakan, tapi jangan mengarahkan umat ke salah satu paslon," ingat Kiai Mas Sulaiman. [beritajatim]
#PilkadaSerentak2018
BERITA TERKAIT
Bendera Pusaka Jabar Kini Disimpan di Gedung Sate
Polisi Limpahkan Berkas Kasus Gunarko ke Kejaksaan
Pelantikan 1.914 Anggota Bawaslu Masuk Rekor MURI
Tanggapan Polri Soal Klaim Rudy Jadi Kapolda Metro
105 Napi Rutan Sumenep Diusulkan Dapat Remisi
8.000 Personel TNI/Polri Siap Kawal Asian Games
Sakit Dibawa ke Paranormal Lalu Meninggal

ke atas