NASIONAL

Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:03 WIB

Polisi Antisipasi Lonjakan Arus Balik Akhir Pekan

Polisi Antisipasi Lonjakan Arus Balik Akhir Pekan
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Garut - Satuan Lalu Lintas Polres Garut mengantisipasi lonjakan arus balik kendaraan lintas jalur selatan Jabar di wilayah Malangbong-Limbangan dan Leles-Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada akhir pekan Sabtu dan Minggu (24/6) bersamaan dengan mulai berakhirnya libur Lebaran.

"Memang akhir pekan ini diprediksi akan terjadi kepadatan arus lalu lintas karena masih adanya sebagian warga yang belum balik ditambah arus wisata," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Erik Bangun Prakasa kepada wartawan di Garut, Sabtu (23/6/2018).

Ia menuturkan, prediksi lonjakan arus kendaraan pada akhir pekan ini tidak hanya arus kendaraan yang hendak balik ke kawasan perkotaan, tetapi bercampur dengan kendaraan wisatawan.

Kepolisian, lanjut dia, telah siap siaga di jalur utama arus balik dari jalur arah timur kawasan Tasikmalaya dan arah Garut Kota menuju barat atau Nagreg, Kabupaten Bandung.

"Kita sudah siap untuk menyambut hal tersebut, dan ini juga tentunya termasuk untuk prediksi kepadatan arus yang akan terjadi pekan ini," katanya.

Ia menyampaikan, jajarannya sudah siap dengan rencana seperti memberlakukan satu arah (one way) dan peralatan penunjang untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang diprioritaskan dari arah timur menuju barat.

Erik mengimbau pengendara untuk dapat mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjebak kemacetan di titik macet wilayah Garut maupun daerah lainnya.

"Bagi yang hendak balik di akhir pekan ini saya sarankan lebih baik memilih alternatif waktu lain, sehingga tidak terjebak kepadatan arus lalu lintas," katanya.

Ia menambahkan, jika tidak ada pilihan waktu lain untuk melakukan perjalanan arus balik, disarankan untuk tetap melaju kendaraannya dengan tenang dan selalu berhati-hati.

Pengemudi, kata dia, harus memperhatikan kondisi fisik, sekaligus selalu mengecek kondisi kendaraan agar dapat melaju kendaraannya dengan selamat.

"Jaga kondisi fisik, dan kondisi kendaraan, lebih baik lambat tapi selamat daripada buru-buru yang akhirnya bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," katanya.[tar]

#MudikLebaran
BERITA TERKAIT
Jokowi Nilai Aktivis 1998 Layak Jadi Menteri
Jokowi Singgung Kriteria Menteri di Depan Aktivis
Jokowi: Saya 5 Tahun ke Depan Tidak Punya Beban
Cara AKBP Alfian Redam Efek Domino Pembunuhan
Desakan Pergantian Ketum Demokrat Tidak Tepat
Kuota CJH Pamekasan Sebanyak 810 Orang
SMRC: Mayoritas Rakyat Percaya Pemilu 2019 Jurdil

kembali ke atas