GAYA HIDUP

Sabtu, 23 Juni 2018 | 20:10 WIB

Jangan Anggap Remeh, Sakit Setelah Libur Lebaran

Mia Umi Kartikawati
Jangan Anggap Remeh, Sakit Setelah Libur Lebaran
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Saat lebaran tiba, tidak hanya banyak orang yang menjalankan mudik dengan bersama - sama. Setelah lebaran, terkadang, banyak juga yang terserang penyakit.

Mengapa? Pada sisi kesehatan, penyakit yang paling sering diderita setelah lebaran salah satunya adalah typus (demam thypoid).

Selain itu, saat libur lebaran, banyak juga orang yang berkunjung ke luar negeri, misalnya Singapura. Keadaan ini sangat rentan untuk terkena dan berisiko terhadap penyebaran virus seperti Zika.

Menurut Komisaris Independen PT CAF (Central Asia Financial) Theodorus Wiryawan, saat ini masyarakat Indonesia cenderung tidak memprioritaskan perlindungan jiwa karena mahal dan rumit prosesnya. Tidak sedikit orang yang menganggap asuransi sebagai kebutuhan kesekian yang bisa ditunda.

"Sementara itu, banyak sekali risiko yang dihadapi setiap harinya, terutama saat momen mudik dan lebaran kali ini," ujar Wiryawan, baru - baru ini di Jakarta.

Untuk itu, lanjutnya, dibutuhkan bantuan dari semua pihak untuk membantu asuransi lebih mudah diterima masyarakat.

Dengan adanya momen lebaran ini, Jagadiri sebagai salah satu penyedia jasa asuransi jiwa, turut mendukung program sosialisasi mudik aman berasuransi lewat program asuransi yang cocok bagi banyak orang yang mduik lebaran. Antara lain, jaga liburan, jaga sehat tropis, dan jaga aman instan.(tka)

#sakit #libur #lebaran #setelah #typus #virus #zika
BERITA TERKAIT
(Kehidupan di Desa Wisata) Masyarakat Diharap Bisa Layani Banyak Wisatawan
Prosentase Kedatangan Wisman Halal Terus Digenjot
Kemenpar Siapkan Pedoman Wisata Halal di Indonesia
Jadikan Gaya Hidup Kurangi Sampah
(Minggu Terakhir Jakarta Fair 2019) Yuk, Berburu Diskon Jam Tangan Mewah
Istri Ridwan Kamil, Nikmati Meriahnya Jakarta Fair
Muncul Motif Batik Khas Bogor

kembali ke atas