PASAR MODAL

Rabu, 27 Juni 2018 | 11:05 WIB
Highlight

Inilah Perang Tarif Terbaru AS-China

Wahid Maruf
Inilah Perang Tarif Terbaru AS-China
(Foto: Daniel Acker/Bloomberg/Getty Images)
1 2 3


INILAHCOM, Beijing - Gelombang tarif Cina atas barang-barang AS akan mulai berlaku pada 6 Juli karena ketegangan perdagangan antara kedua negara terus mengalami peningkatan.

China menegaskan akan mengenakan tarif tersebut terhadap barang senilai US$34 miliar. Diantaranya akan sebagian menargetkan beberapa komoditas utama AS, termasuk kacang kedelai, kendaraan listrik, makanan laut dan babi. Daftar lain yang dikenakan tarif di kemudian hari termasuk minyak mentah.


Di permukaan, keputusan Beijing untuk menargetkan komoditas mungkin tampak langkah strategis yang strategis: Menurut definisi, komoditas dapat dipertukarkan, sehingga pasar China harus dapat menukar impor AS-nya dengan yang berasal dari negara lain. Tetapi itu mungkin tidak berhasil dengan baik untuk China, kata para ahli.

"Gambarnya sedikit lebih bernuansa," kata Caroline Bain, konsultan riset ekonom komoditas utama Capital Economics seperti mengutip cnbc.com.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Perang Dagang Tekan Bursa China 30%, Tapi..
Awali Sesi I, IHSG Tertekan 34 Poin ke 5.872
Harga Emas Turun Lagi
Harga Minyak Mentah AS Lanjutkan Pelemahan
Data Ekonomi AS Selamatkan Wall Street
Inilah Penopang Penguatan Dolar AS
IHSG Berakhir Keok 39 Poin ke Posisi 5.905

ke atas