NASIONAL

Sabtu, 30 Juni 2018 | 13:00 WIB

Lebaran Lewat, Arus Balik di Sampit Masih Ramai

Lebaran Lewat, Arus Balik di Sampit Masih Ramai
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Sampit - Meski secara umum arus balik Lebaran sudah berakhir pada pekan lalu, namun tidak demikian di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Arus balik di Pelabuhan Sampit dilaporkan masih ramai meski musim mudik dan hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah sudah lama berlalu. Manajer PT Dharma Lautan Utama Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto pun membenarkan masih akan ramainya arus balik di lokasi ini.

Ia menuturkan, PT Dharma Lautan Utama mengoperasikan dua kapal untuk melayani arus mudik dan arus balik lebaran. Kedua kapal itu antara lain KM Kirana I dan KM Kirana III. Dua kapal tersebut melayani tujuan Semarang dan Surabaya.

"Dua kapal tersebut berjenis roro (roll on-roll off), sehingga cukup diminati karena bisa mengangkut kendaraan. Tidak heran jika kapal mereka selalu diminati warga yang terbiasa membawa kendaraan mudik ke Jawa," jelas Hendrik di Sampit, Sabtu (30/6/2018).

Ia menambahkan, saat arus mudik lalu, PT Dharma Lautan Utama mengangkut cukup banyak penumpang menuju Semarang dan Surabaya.

Terhitung sejak H-15 hingga H-3 lebaran lalu, perusahaan pelayaran ini mengangkut sebanyak 5.420 pemudik, 276 unit kendaraan roda dua, 83 unit mobil keluarga dan 43 truk angkutan logistik.

"Sedangkan selama arus balik ini, kami sudah mengangkut sekitar 3.000 penumpang menuju Sampit," katanya.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lanjutnya, penumpang arus balik di Pelabuhan Sampit akan terus mengalir hingga satu bulan setelah lebaran.

Warga biasanya baru kembali ke Sampit setelah merayakan tradisi Lebaran Ketupat di kampung halaman mereka.

Angkutan transportasi laut menjadi favorit karena biayanya dinilai lebih terjangkau dibanding transportasi udara.

Apalagi, warga biasanya mudik secara berkelompok, misalnya rombongan keluarga sehingga bisa lebih menghemat biaya dibanding mudik menggunakan pesawat.

Selain pekerja yang akan kembali bekerja, saat arus balik di Sampit biasanya juga terdapat pencari kerja dari luar daerah yang sengaja datang ke Kotawaringin Timur untuk mencari pekerjaan.

Hal itulah yang membuat penumpang jumlah arus balik terkadang lebih banyak dibanding saat arus mudik.
Sejauh ini, kata Hendrik, pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran di Pelabuhan Sampit berjalan aman dan lancar.

"Koordinasi yang baik semua pihak terkait membuat penyelenggaraan arus mudik dan arus balik lebaran dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang," ujarnya. [tar]

#MudikLebaran2018 #IdulFitri
BERITA TERKAIT
#KeputusanMKHarusAdil Trending Jelang Putusan
Yusril Ajak Semua Pihak Hormati Apapun Putusan MK
Netizen Doakan Risma Lekas Sembuh
Jokowi Dihadiahi Jersey oleh Presiden Argentina
KPK Curigai Bowo Soal Proyek Revitalisasi Pasar
Polri Siap Dalami Temuan Amnesty Internasional
Tim Hukum 02 Sebut Semua Bukti Sudah di MK

kembali ke atas