EKONOMI

Senin, 02 Juli 2018 | 18:27 WIB

Program Bagi-bagi Ayam Ternak Dipatok Rampung 2018

Indra Hendriana
Program Bagi-bagi Ayam Ternak Dipatok Rampung 2018
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, program bagi-bagi 10 juta ekor ayam ternak kepada masyarakat kurang mampu ditargetkan selesai akhir tahun 2018 ini.

(Program bagi-bagi 10 juta ayam ternak) tahun ini harus habis, kata Amran di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Amran mengatakan, 10 juta ayam ternak itu diberikan kepada 15 juta orang. Setiap kepala keluarga akan mendapatkan 10-15 ekor ayam. Ia mengatakan, program ini berjalan sesuai dengan rencana.

Oh jalan ini kan sudah pilkada kalau dulu turun salah, sudah jalan anggaran sudah siap dan ada 10 juta ayam kami siapkan. (Untuk anggaran) Itu 2-3 triliun, kata dia.

Amran sebelumnya mengatakan, saat ini ada 16 juta rakyat miskin yang berada di pedesaan. Dari jumlah itu, 65 persen adalah petani.

Amran mengatakan, ayam tersebut diberikan bukan untuk dijual lagi oleh masyarakat. Melainkan harus dijadikan ayam ternak atau sebagai ayam penghasil telur. Dengan itu, maka pendapatan penduduk miskin bisa bertambann dan diyakini bisa mengentaskan kemiskinan.


Pendapatan masyarakat prasejahtera itu Rp 1,4 juta, kalau diberikan ayam 50 ekor mereka bisa meningkatkan (pendapatan) Rp 2,2 juta, (jadi) pendapatannya bisa mencapai 3,5 juta artinya apa itu bisa lepas dari kemiskinan, ujar dia.

Selain ayam ternak, Kementan juga akan memberikan bibit berkualitas kepada masyarakat di desa. Untuk bibit ini anggarannya mencapai Rp 2,7 triliun.

"Dulu Indonesia dikenal dengan rempah-rempah bukan karena tambang. 500 tahun yang lalu Belanda itu datang karena rempah-rempah. Ini kita galakkan kembali. Kita berikan bibit yang berkualitas. Gratis," ujarnya.

Kemudian, bila dalam suatu desa tidak ada kelompok tani, maka pihaknya akan membentuk kelompok tani tersebut. Sehingga kelompok ini dapat menghasilkan pendapatan dari beternak ayam maupun dari bercocok tanam. [ipe]



#Kementan #MentanAmran #ProgramAyam
BERITA TERKAIT
BKP Kementan Bahas Pangan dan Gizi Bersama FAO-WFP
Mentan: Kenapa Harga Telur Jadi Mahal!
Disparitas Telur Ayam 60%, Amran Sentil Pengusaha
Operasi Pasar Telur Ayam Rp19.500/Kg Diserbu Warga
BKP Pacu Sergap Bulog Subdivre Subang & Indramayu
Dorong Jeruk Lokal, Mentan Amran 'Ruarr' Biasa
Petani Daerah Kena Tipu Importir Bawang Putih

ke atas