EKONOMI

Rabu, 04 Juli 2018 | 10:11 WIB
(Nasib IMF-World Bank Meeting)

Luhut Bandingkan Letusan Gunung Agung 1963

Luhut Bandingkan Letusan Gunung Agung 1963
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tetap yakin pertemuan IMF dan Bank Dunia pada Oktober ini di Bali, tetap digelar meski ada erupsi Gunung Agung.

Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (3/7/2018), mengatakan, letusan Gunung Agung yang terjadi sejak Senin (2/7/2018), tidaklah separah Maret 1963 yang menelan korban hingga 1.100 jiwa.

"Kalau yang saya dapat laporan itu meletus-meletus seperti Sinabung, jadi tidak dalam konteks seperti tahun 1963," kata Luhut.

Menurut mantan Menko Polhukam itu, apa yang terjadi pada Gunung Agung sama halnya yang terjadi pada Gunung Merapi di Yogyakarta yang masih sering mengalami erupsi kecil."Ya kayak Merapi gitu batuk-batuk. Kadang batuknya agak keras," katanya.

Namun, Luhut mengatakan kondisi tersebut tidak akan mengganggu karena dampaknya hanya akan terasa sekitar 4 kilometer saja.

Ia juga memastikan pada Oktober mendatang saat dihelatnya Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia, arah angin akan bertiup ke arah timur sehingga dipastikan tidak mengganggu acara internasional itu.

"Pada bulan Oktober, angin itu sepuluh tahun kami pantau itu selalu ke timur. Jadi hampir tidak ada masalah. Pasti enggak ganggu (pertemuan)," katanya yang jadi Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia itu.

Secara geografis, Gunung Agung terletak 65 kilometer dari Denpasar dan 73 km dari Nusa Dua. Arah angin yang diprediksi ke arah timur laut diyakini tidak akan berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Pulau Dewata. [tar]
#MenkoLuhut #IMF #WorldBank
BERITA TERKAIT
(Jelang Pertemuan IMF-WB) Jaga Muka Indonesia, Ganjil Genap Berlaku di Bali
(Jelang Pertemuan IMF-WB) Bambang: Bali Kalahkan Mesir dan Senegal
Bali Kian Siap Gelar Annual Meeting WB-IMF
BUMN Panas Bumi Ini Dukung Annual Meeting IMF-WB
Realisasi Investasi Masih Minim, Ini Kata Bos BKP
Inilah Manfaat AM WB-IMF di Bali
(Jelang Pertemuan IMF-World) Bos Bappenas Sebut Ekonomi Bali Naik 0,64%

ke atas