DUNIA

Rabu, 11 Juli 2018 | 06:53 WIB

Israel Tutup Perlintasan Barang dengan Gaza

Israel Tutup Perlintasan Barang dengan Gaza
Warga Palestina menerbangkan layang-layang dan balon yang membawa bahan terbakar dan alat peledak. (Foto: BBC)
INILAHCOM, Gaza City--Israel menutup perlintasan barang utama dengan Jalur Gaza sebagai balasan atas serangkaian aksi pembakaran oleh warga Palestina dan usaha penyusupan ke wilayahnya.

Hanya 'bantuan kemanusiaan' termasuk makanan dan obat yang sekarang diizinkan melintas Kerem Shalom, demikian laporan yang dikutip dari BBC, Rabu (11/7/2018).

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan akan menggunakan 'tangan besi' melawan kelompok milisi Palestina Hamas yang menguasai Gaza.

Seorang juru bicara Hamas mengatakan aksi Israel sebagai 'sebuah kejahatan baru terhadap kemanusiaan'.

Warga Palestina menaikkan layang-layang dan balon yang membawa bahan yang terbakar dan alat peledak yang terbang melintasi perbatasan Gaza-Israel sejak bulan April.

Aksi tersebut telah memicu 750 kebakaran di Israel selatan dengan membakar lebih 2.600 hektare hutan dan pertanian serta menyebabkan ratusan ribu dolar kerusakan, kata para pejabat Israel.

Serangan pembakaran dimulai saat unjuk rasa massal di sepanjang perbatasan, ketika ribuan warga Palestina menyatakan dukungan atas hak pengungsi Palestina kembali ke tanah nenek moyang mereka yang sekarang adalah Israel dan menuntut diakhirinya blokade Gaza yang diterapkan Israel dan Mesir.


Israel dan Mesir mengatakan blokade adalah langkah pengamanan yang diperlukan untuk mengatasi para milisi.

Pejabat kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 130 warga Palestina tewas dan 15.000 lainnya terluka karena aksi pasukan Israel saat unjuk rasa selama enam pekan yang berpuncak pada pembukaan Kedubes AS di Yerusalem, 15 Mei.

Kelompok hak asasi manusia menuduh pasukan Israel menggunakan kekuatan berlebihan.

Sementara Israel menyatakan mereka hanya menembak untuk membela diri atau terhadap orang-orang yang berusaha menyusup ke wilayahnya dengan berpura-pura berunjuk rasa.

Militer Israel menyatakan perdana menteri memerintahkan penutupan Kerem Shalom pada hari Senin (9/7/2018) 'karena terus berlangsungnya teror pembakaran dan peningkatan usaha teror, yang dipimpin organisasi teror Hamas'.

Hampir semua barang yang diimpor ke Gaza melewati Kerem Shalom.

PBB menyatakan 43.087 truk barang tiba di perlintasan dalam lima bulan pertama tahun 2018.

Pada bulan Mei, 44% truk yang menlintasi membawa bahan bangunan, 29% produk makanan dan 1% pasokan kesehatan. [bbc/lat]
#israel #jalur #gaza
BERITA TERKAIT
Israel: Penyeberangan Komersil Gaza akan Dibuka
Israel Evakuasi Kelompok Helm Putih dari Suriah
Hamas Umumkan Gencatan Senjata di Gaza
UU Bangsa Yahudi Diprotes Warga Arab Israel
Israel Loloskan UU Negara Bangsa Yahudi
Israel Bebaskan Perempuan Turki Pro Hamas
Agen Israel Curi Dokumen Rencana Nuklir Iran

ke atas