PASAR MODAL

Rabu, 11 Juli 2018 | 09:01 WIB

Induk Google Tersandung Dugaan Antitrust Eropa?

Wahid Ma'ruf
Induk Google Tersandung Dugaan Antitrust Eropa?
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, New York - The Wall Street Journal melaporkan sekitar setengah jam sebelum penutupan Selasa bahwa Komisi Eropa mengharapkan untuk memungut denda besar terhadap perusahaan induk Google karena menyalahgunakan posisi dominan Android dalam sistem operasi smartphone untuk melindungi bisnis periklanan mobile-nya.

Alphabet Inc. GOOGL, -0.01% GOOG, -0,10% saham sedikit merosot di sesi penutupan Selasa (10/7/2018) dengan laporan bahwa divisi antitrust Uni Eropa sedang mempersiapkan denda lain bernilai miliaran dolar terhadap perusahaan induk Google tersebut, seperti mengutip marketwatch.com.

Berdasarkan berbagai sumber anonim, laporan WSJ mengatakan bahwa denda itu bisa melampaui US$2,8 miliar yang dibebankan komisi Google karena menyalahgunakan dominasi pencariannya tahun lalu.

Financial Times sebelumnya melaporkan bahwa Google dapat menghadapi denda hingga US$11 miliar dalam penyelidikan. Saham kelas A Alphabet turun ke sedikit kerugian pada hari itu, setelah sebelumnya naik sekitar 0,4%. Indeks S & P 500 SPX, + 0,35% masih diperdagangkan lebih dari 0,3% lebih tinggi untuk sesi ini.
#BursaSaham #Dolar #IHSG
BERITA TERKAIT
Apa Dampak Perang Tarif Bagi Ekonomi China?
Bursa Saham Asia Kurang Dukungan
IHSG Berakhir Longsor 1,27% ke 5.882
Bursa Saham Eropa Memerah di Awal Sesi
AS Bersiap Pungut Tarif Baru 10% Senilai US$200 M
Rehat Siang, IHSG Nyungsep 1% ke 5.893
OPEC: Industri Minyak Perlu Investasi US$11 T

ke atas