METROPOLITAN

Rabu, 11 Juli 2018 | 20:56 WIB

Waspadai Begal dengan Modus Tuduh Remas Payudara

Happy Karundeng
Waspadai Begal dengan Modus Tuduh Remas Payudara
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Affinta (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Polisi meringkus kelompok pelaku begal sepeda motor yang beraksi di Jl DR Soetomo Raya, Karang Timur, Tangerang pada Senin (9/7/2018).

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Affinta mengatakan Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengatakan, pelaku adalah Ahmad Stofian alias Ian bin Yunus (22) dan Arif Aqiruddin alias Arif bin Katio (21). Polisi juga mengamankan penadah barang hasil kejahatan dari dua pelaku tersebut yaitu Karno alias Tato bin Maun (34).

"Pelaku yaitu Ahmad dan Karno terpaksa ditembak pada bagian kaki, karena mencoba melarikan diri saat diringkus," katanya, Rabu (11/7/2018).

Ia menjelaskan, modus yang digunakan pelaku cukup berbeda. Para pelaku ini berpura-pura menuduh pengendara motor pria khususnya, telah meremas payudara teman wanita pelaku. Setelah itu, pengendara tersebut pun digiring ke suatu tempat, hingga akhirnya dipereteli hartanya.

Nico menjelaskan, awalnya korban bernama Alif Jaka Taufik Ramadhan sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, setelah membeli pulsa dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Vario warna merah bernomor polisi B-4590-BCH

"Tiba-tiba korban dipepet oleh sepeda motor yang dikendarai oleh tersangka Ahmad yang berboncengan dengan Arif. Saat dipepet tersebut, tersangka Ahmad berteriak kepada korban 'Kamu Anak Komunitas Vario ya?', dan kemudian korban menjawab 'bukan bang'" katanya.

"Setelah korban berhenti, kemudian tersangka mengatakan kepada korban bahwa teman tersangka atas nama Desi dipegang payudaranya oleh orang yang mengaku dari Komunitas Vario," sambungnya.

Selang beberapa menit kemudian, korban diajak harus ikut motor tersangka Ahmad untuk menemui Desi dan Ketua RT setempat guna memastikan kebenarannya. Sementara motor korban dibawa oleh tersangka Arif.

Namun, di tengah perjalanan korban diturunkan di pinggir jalan, sembari meminta handphone korban merk VIVO Y53 warna Gold dan meminta korban menunggu.

Setelah itu para pelaku pergi, tapi korban diminta untuk tetap menunggu di lokasi tersebut, bahkan pelaku ini pun sempat mengancam akan memukuli korban jika kabur.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian satu unit motor Honda Vario warna merah, dan satu unit handphone.

Untuk pelaku Ahmad dan Arif yang baru saja diringkus pada Selasa (11/7/2018) tersebut, akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun.

Sementara Karno akan dijerat Pasal 480 KUHP mengenai penadah barang hasil kejahatan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. [ton]

#BegalMotor
BERITA TERKAIT
Alasan Anies Lempar Pembangunan Stadion ke Jakpro
Anies Revisi Kebijakan Bus Antar PNS
Prasetio Ogah Revisi Perda Becak
'Linggis' HS Tak Ditemukan,Polisi Akan Lakukan Ini
Penjelasan Polisi Motif Pembunuhan Satu Keluarga
Reaksi Anies Soal Rencana Reuni Alumni 212
Kata Anies Soal Turap Ambles di Jakarta Utara

ke atas