BOLA

Kamis, 12 Juli 2018 | 04:02 WIB

Ada Faktor Messi di Balik Kepindahan Ronaldo?

Reza Adi Surya
Ada Faktor Messi di Balik Kepindahan Ronaldo?
(Foto: GettyImages)
INILAHCOM, Manchester - Legenda Manchester United, Ryan Giggs menduga ada faktor Lionel Messi di balik keputusan Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid ke Juventus.

Ronaldo mengejutkan banyak pihak dengan memilih hengkang dari Madrid menuju Juventus. Pemain 33 tahun melanjutkan karier di Seri A dengan nilai transfer 100 juta Euro plus 12 juta Euro untuk agennya, Jorge Mendes.

Giggs, yang pernah bermain satu tim dengan Ronaldo di Manchester United, menduga ada faktor Messi di balik keputusannya pindah ke Juventus.

Bukan rahasia lagi, Ronaldo dan Messi selalu bersaing dalam 10 tahun terakhir. Keduanya sama-sama memenangkan lima trofi Ballon d'Or dan juga kerap memecahkan rekor-rekor.

Menurut Giggs, Ronaldo ingin membuktikan dirinya lebih hebat dari Messi karena tak hanya bermain di satu klub. Pemain asal Portugal sukses di MU dan Madrid. Kini, CR7 ingin menaklukkan Seri A bersama Juventus. Sebaliknya, Messi hanya bermain di satu klub, Barcelona.

"Saya terkejut dia meninggalkan Madrid dan pergi ke Italia. Saya pikir itu adalah tantangan besar baginya, tapi dia pindah ke klub besar. Bermain bersama Madrid, MU, dan Juventus jelas sebuah CV yang bagus," ujar Giggs, dikutip dari AS.

"Dia terobsesi untuk menjadi lebih baik dari Messi. Mungkin kini dia memang lebih baik karena dia sukses di Inggris, Spanyol, dan kini bermain di Italia. Dia juga sukses bersama timnas Portugal (juara Piala Eropa)," tambahnya.,

"Jadi, mungkin dia akan menggunakan argumen itu ketika dia bertanya pada dirinya sendiri: 'Apakah saya lebih baik dari Messi?'" tandas Giggs.
#Ronaldo #Juventus
BERITA TERKAIT
Allegri: Dybala Jadi Starter Kontra Frosinone
Gaji Ronaldo Tiga Kali Lipat Gaji Skuad Frosinone
Katia: Mereka Ingin Hancurkan Ronaldo
Bisakah Ronaldo Tampil Lawan MU?
Luis Figo: Kartu Merah Ronaldo Terlalu Berlebihan
Totti Sempat Bujuk Ronaldo dan Ibra ke Roma
Dianggap Diskriminasikan Wanita, Can Minta Maaf

ke atas