NASIONAL

Kamis, 12 Juli 2018 | 01:18 WIB

Sistem Zonasi, SMPN di Mojokerto Kekurangan Murid

Sistem Zonasi, SMPN di Mojokerto Kekurangan Murid
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Mojokerto - Masih banyaknya sekolah yang belum memenuhi pagu pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini di sebabkan beberapa Faktor. Sebanyak 11 SMPN masih kekurangan siswa hingga penutupan gelombang pertama kemarin.

Salah satunya di SMPN 2 Trawas. Sekolah yang letaknya berada di perbatasan, pada gelombang pertama PPDB yang di buka sejak tanggal 2 sampai 4 Juli lalu hanya mendapatkan 51 siswa. Padahal jumlah pagu yang disediakan sebanyak 128 siswa.

Panitia PPDB SMP 2 Trawas, Siti Marfuah mengatakan, hingga gelombang pertama ditutup, di SMPN 2 Trawas masih kurang 67 siswa. "Dari empat robel atau kelas yang disediakan, yang mendaftar hanya 51 siswa," ungkapnya, Rabu (11/7/2018).

Masih kata Siti, sejak diberlakukanya zonasi dua tahun yang lalu, banyak siswa dari perbatasan tidak bisa mendaftar di SMPN 2 Trawas. Karena siswa dari luar Kabupaten Mojokerto hanya mendapatkan kuota sebanyak 5 persen. Yakni seperti dari wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan.

"Sejak diterapkan zonasi, dari empat kelas tersebut jumlah siswa sulit terpenuhi. Selain zonasi, penyebab lain kurangnya jumlah pagu pada tahun ini yaknu minimnya lulusan dari SD maupun MI di wilayah kita. Rata-rata mereka memilih memasukan pesantren atau bersekolah di lembaga swasta," katanya.

Sejak dibukanya gelombang kedua PPDB mulai tanggal 10 Juli kemarin, lanjut Siti, hingga sekarang baru 10 siswa yang mendaftar di SMPN 2 Trawas. Sehingga SMPN 2 Trawas kekurangan 67 siswa. [beritajatim]

BERITA TERKAIT
KPU Sebut Tuduhan Curang Bentuk Sikap Tak Empati
Sandi Prihatin 225 KPPS Meninggal Selama Pemilu
Eks Dankor Brimob Irjen Rudy Jabat Kapolda Jabar
Bareng Emak-Emak, Seknas Prabowo-Sandi Demo di KPU
Pensiun, 3 Jenderal Polisi Bintang 3 Dimutasi
Makan Nasi Padang, Sandi: Pemilu Jangan Dibaperin
Datangi KPU, Ketua Bawaslu Cek Ruang Server

kembali ke atas