PASAR MODAL

Kamis, 12 Juli 2018 | 02:18 WIB

Mengejar Hoki di Saham HOKI

Ahmad Munjin
Mengejar Hoki di Saham HOKI
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Analis melihat harga wajar saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) dalam 12 bulan mendatang berada di level Rp900. Artinya, masih terdapat potensi kenaikan harga sahamnya sebesar 10,87% dari harga Rp805.

Pada perdagangan Rabu (11/7/2018), saham HOKI ditutup menguat Rp35 (4,4%) ke posisi Rp835. Intraday tertingginya di Rp845 dan terendah Rp775. Jumlah lot yang ditransaksikan sebanyak 603,241 senilai Rp49,6 miliar.

HOKI didirikan pada tanggal 16 September 2003 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2003. Saat ini HOKI bergerak dalam bidang perdagangan beras dengan merek utama Topi Koki, Rumah Limas, Belida dan BPS.

Saat ini HOKI merupakan produsen beras premium yang menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia setelah saingannya AISA terkena masalah hukum berkaitan dengan bisnis berasnya.

Kiswoyo Adi Joe, kepala riset PT Narada Kapital Indonesia melihat HOKI menjadi saham yang menarik. Sebab, pada tahun buku 2017 total asetnya hanya sekitar Rp576 miliar tetapi penjualannya bisa sebesar Rp1.209 miliar. Angka tersebut sekitar 2 kali dari total aset HOKI.

Hal ini, kata dia, bisa berarti HOKI memliki turn over yang tinggi. Atau dengan kata lain perputaran barang di HOKI cukup tinggi. Yang berarti produk HOKI juga terkenal dan laku serta banyak dibeli oleh masyarakat, ujar dia dalam riset yang diterima di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Oleh karena itu, dia melihat HOKI sebagai saham konsumer yang produknya banyak diminati alias dibeli oleh masyarakat Indonesia. Apalagi produknya merupakan beras yang menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia, tandas dia.

Walaupun, dia menggarisbawahi, ada tantangannya, yaitu harganya diatur pemerintah lewat HET (Harga Eceran tertinggi).

Lebih jauh Kiswoyo menjelaskan, masih tumbuhnya bisnis beras dalam kemasan membuat HOKI membukukan kinerja kuangan positif pada 2017. Produsen beras merek Topi Koki ini mencetak laba bersih Rp47,96 miliar atau tumbuh 9,45% menjadi Rp 43,82 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut didorong dengan pendapatan penjualan perusahaan pada tahun 2017 yang naik 5,43% menjadi Rp1,20 triliun dari pendapatan pada tahun 2016 sebesar Rp1,14 triliun.

Sedangkan beban pokok penjualan HOKI juga mengalami kenaikan 6,77% pada tahun 2017 menjadi Rp1,04 triliun dibandingkan beban penjualan pada tahun 2016 sebesar Rp978,04 miliar.


Sedangkan liabilitas HOKI pada tahun 2017 mengalami penurunan yang signifikan sebesar 32,75% menjadi Rp 100,98 miliar dibandingkan dengan liabilitas pada tahun 2016 sebesar Rp 150,17 miliar. Sedangkan ekuitas HOKI mengalami peningkatan sebesar 28,56% menjadi Rp 475,98 miliar dibandingkan pada 2016 sebesar Rp 370,24 miliar.

Sementara itu, aset HOKI sepanjang tahun 2017 naik signifikan sebesar 55,93% menjadi Rp576,96 miliar dibandingkan dengan aset HOKI di sepanjang tahun 2016 sebesar Rp 370,24 miliar.

Penerapan harga eceran tertinggi (HET) medium tidak menghambat kinerja HOKI di kuartal 1 tahun 2018, dikarenakan HOKI fokus menjual beras kualitas premium dengan HET Rp 12.800, timpal Kiswoyo.

Sementara itu, pendapatan HOKI kuartal 1 tahun 2018 tumbuh 9% (YoY) menjadi Rp380,4 miliar. Sedangkan laba bersihnya tumbuh 10% (YoY) menjadi Rp 26.6 miliar. Biaya promosi dan iklan turun 62% (YoY).

Saat ini, HOKI telah memiliki dua pabrik, yakni di Subang, Jawa Barat, dengan kapasitas 30 ton/jam dan di Cipinang, Jakarta, 5 ton/jam. Management HOKI sedang membangun pabrik beras baru di Sumatra Selatan dengan kapasitas sebesar 30 ton/jam.

Strategi yang dilakukan HOKI dalam berupaya mencari bahan baku dengan harga yang sesuai kriteria HET premium dari seluruh wilayah penghasil beras di seluruh Indonesia akan menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

Dengan asumsi Secara fundamental, Return on Equity (RoE) HOKI yang kami prediksi pada akhir tahun 2018 sebesar 20%, beta saham HOKI 1.00 Risk Free Return sebesar 5.25%, PE tertinggi HOKI 34x, serta pertumbuhan EPS HOKI untuk tahun 2018 sebesar sebesar 14%.

Maka kami melihat harga wajar HOKI pada 12 bulan mendatang akan berada di level Rp900. Masih terdapat potensi kenaikan harga saham HOKI sebesar 10,87% dari harga saat ini di level Rp 805, ungkap dia.

Kiswoyo juga melihat HOKI di tahun 2018 ini Earnings per Share (EPS)-nya bisa tumbuh 14% dari EPS tahun 2017 sebesar Rp24 menjadi Rp27 di akhir tahun 2018 ini.

Di tahun 2018 ini, lebih jauh Kiswoyo memprediksi HOKI masih bisa tumbuh secara kompetitif. Kami optimistis HOKI dapat mencapai target pendapatan tahun 2018. Di tengah persamaan harga beras yang diatur dalam peraturan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kualitas yang tinggi menjadi kunci, papar dia.

Oleh karena itu, kualitas beras produsen Topi Koki ini harus dijaga. Ke depannya HOKI bisa menjadi pemasok utama beras premium kemasan yang bekerja sama dengan Indomaret, Giant, Lottemart, Hero, Hypermart, dan Yomart, tuturnya.

Untuk menjaga pasokan beras premium secara stabil, rencana HOKI ke depannya untuk mengembangkan bibit unggul sendiri dan memiliki sawah sendiri, merupakan terobosan yang bisa membuat bisnis beras HOKI menjadi besar secara berkelanjutan dan menguntungkan. [jin]
#BuyungPoetraSembada #HOKI #KiswoyoAdiJoe
BERITA TERKAIT
Jeda Siang, IHSG Longsor 79,5 Poin ke 5.690
Buka Sesi I, IHSG Hijau 12,5 Poin ke 5.782
Apa Fed Lindungi Kepentingan Investor?
Buffett Beli Lagi 12,4 Juta Saham Apple
Bursa Saham Asia di Area Negatif
Inilah Tekanan Baru Bagi Harga Minyak Mentah
Inilah Saham Pilihan Rabu (15/8/2018)

ke atas