DUNIA

Kamis, 12 Juli 2018 | 07:58 WIB

Trump Tuding Jerman Jadi Tawanan Rusia

Trump Tuding Jerman Jadi Tawanan Rusia
(Foto: Nato)
INILAHCOM, Brussel--Presiden AS Donald Trump menuding Jerman telah menjadi tawanan Rusia, karena mengizinkan perusahaan energi Rusia, Gazprom membangun saluran pipa gas Nord Stream 2 melalui perairannya di Laut Baltik.

Pernyataan keras itu disampaikan Trump pada awal KTT tahunan NATO di Brussel, Belgia, Rabu (11/7/2018).

Dalam pertemuan makan pagi dengan Sekjen NATO Jens Stoltenberg, Trump mengatakan Jerman membayar miliaran dolar ke Rusia setiap tahunnya untuk mendapatkan energi, sementara NATO harus melindungi negara itu dari Rusia.


Trump juga mengatakan, sangat tidak pantas bahwa AS mengeluarkan dana lebih besar untuk mempertahankan Eropa ketimbang negara-negara lainnya. Pernyataannya tersebut mengulang keluhan-keluhan yang dilontarkannya dalam beberapa hari terakhir, baik secara lisan maupun melalui Twitter. Ia menuntut anggota-anggota NATO mengalokasikan lebih banyak dana ke pertahanan aliansi itu.

Stoltenberg membalas dengan menegaskan bahwa anggota-anggota NATO dapat bekerja sama meskipun ada sejumlah ketidaksepakatan.

Trump diperkirakan akan terus mengonfrontasi sekutu-sekutunya di NATO terkait pengeluaran militer negara-negara itu pada KTT itu. KTT itu sendiri berlangsung di tengah-tengah hubungan yang tegang antara presiden AS dengan sekutu-sekutu lama terdekatnya. [voa/lat]
#Trump #Jerman #Tawanan #Rusia
BERITA TERKAIT
(Trump kepada Pengecamnya) Mereka "Sindrom Sakit Jiwa Trump"
(Maria Butina) "Agen Rusia Tawarkan Seks Demi Jabatan"
Trump Kini Amini Rusia Intervensi Pilpres AS
Obama Kecam Trump
Trump: Pertemuan dengan Putin Awal yang Baik
Hari Ini Berlangsung KTT Trump-Putin
Aksi Terbang Layang di Atas Resor Trump

ke atas