PASAR MODAL

Kamis, 12 Juli 2018 | 16:43 WIB

Tak Kunjung IPO, Rudiantara Sindir Gojek Cs

Mohammad Fadil Djailani
Tak Kunjung IPO, Rudiantara Sindir Gojek Cs
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wacana PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia) untuk melantai di bursa saham atau Initial Public Offering (IPO) hingga kini belum menjadi kenyataan.

Susahnya syarat yang harus dipenuhi Gojek untuk menjadi perusahaan terbuka menjadi kendalanya. Padahal, Gojek sendiri boleh dibilang menjadi startup 'unicorn' dengan label besar.

Istilah unicorn merujuk pada startup dengan valuasi mencapai 1 miliar dollar AS atau setara Rp14,2 triliun.

Menanggapi belum listingnya Gojek di pasar modal Indonesia di sindir langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Dalam acara listing saham perdana PT NFC Indonesia Tbk perusahaan yang bergerak di bidang exchange digital hub tersebut, Rudiantara menyebut bahwa perusahaan NFC jauh lebih berani ketimbang perusahaan digital lain seperti Gojek untuk IPO.

"Walaupun mereka (NFC) belum unicorn, tapi ada keberanian masuk ke bursa di Indonesia," kata Rudiantara di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Rudiantara memang sengaja di undang oleh NFC untuk memberi sambutan pada pencatatan saham perdana PT NFC Indonesia Tbk yang merupakan perusahaan jasa teknologi informasi, digital dan telekomunikasi.

"Saya berharap unicorn-unicorn masuk ke bursa efek Indonesia. Hanya masalah waktu dan masalah size dari pada offering nya," kata Rudiantara.

Rudiantara pun sempat melontarkan pujian pada Direksi NFC Indonesia atas keberaniannya melantai di pasar modal, meskipun belum memiliki aset yang setara dengan aset para unicorn lain, seperti Gojek, Tokopedia, Bukalapk dan Traveloka.

Ketika ditanya terkait Gojek yang belum IPO, Rudiantara meminta pertanyaan tersebut langsung diajukan kepada pihak Gojek saja. "Tanya saja kepada mereka (Gojek) jangan tanya saya," katanya.

"Masuk ke bursa adalah keputusan bisnis bukan pemerintah yang minta," tambah Rudiantara. [jin]

#IPO #Gojek
BERITA TERKAIT
Jumlah IPO 2019, Bos BEI: Jangan Lihat Targetnya!
IPO, Saham Pool Advista Finance Melonjak 68%
Ini Pemanfaatan Dana IPO PT Urban Propertindo
IPO, Urban Jakarta Tawarkan Saham Rp1000-1250
BEI Klaim Sudah Terapkan T+2 99%
Pekan Kedua November, BEI Torehkan 'Hattrick' IPO
Usai IPO, Dewata Incar Pasar Brunei

ke atas