BOLA

Kamis, 12 Juli 2018 | 16:12 WIB

Selalu Ada Pemain Inter di Final Sejak Meksiko '82

Arif Budiwinarto
Selalu Ada Pemain Inter di Final Sejak Meksiko '82
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Kesuksesan Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 memperpanjang catatan oke pemain Inter Milan di ajang empat tahunan tersebut.

Kroasia melangkah ke final Piala Dunia pertamanya setelah mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal yang berlangsung di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB. Sempat tertinggal terlebih dulu lewat gol tendangan bebas Kieran Trippier di menit kelima, Kroasia berbalik unggul berkat gol Ivan Perisic di babak kedua dan Mario Mandzukic di extra time.

Keberhasilan Kroasia itu menandai setidaknya ada satu pemain Inter Milan di final Piala Dunia sejak 1982. Tahun ini, Perisic dan Marcelo Brozovic yang melanjutkan tradisi tersebut melawan Prancis di final akhir pekan nanti.

Di Piala Dunia 1982, trio Inter Milan, Giuseppe Bergomi, Gabrielle Oriali, dan Alessandro Altobelli, menjadi bagian penting kesuksesan Italia mengalahan Jerman Barat 3-1 di final.

Empat tahun berselang, giliran Karl-Heinze Rumenigge yang tampil di final. Ia ikut menyumbang satu gol saat Jerman Barat mengalahkan Argentina 3-2 di Meksiko. Rummenige yang kini menjadi Presiden Bayern Munchen pernah berseragam I Nerazzurri dalam rentang 1984-87.

Trio Jerman, Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann, dan Lothar Matthaeus menjadi wakil Inter di Piala Dunia 1990 Italia. Di final, gol semata wayang Brehme ke gawang Argentina mengantarkan Jerman meraih kampiun Piala Dunia ketiganya.

Nasib sebaliknya dialami Nicola Berti, sukses mengantar Italia melaju sampai ke final Piala Dunia 1994 Amerika Serikat. Winger Inter itu harus puas jadi runner-up setelah Gli Azzurri kalah adu penalti 2-3 dari Brasil setelah skor berimbang 0-0 sampai extra time.


Ronaldo Luiz Nazarioa da Lima menjadi pemain Inter yang paling sering tampil di final Piala Dunia. Selama lima musim berseragam I Nerazzurri, ia dua kali tampil di final.

Di final Piala Dunia 1998, Ronaldo berhadapan dengan rekan seklub, Youri Djorkaeff, yang mengantar Prancis meraih titel juara dunia pertama. Di final Brasil kalah 0-3 dari Les Bleus.

Empat tahun berselang, Ronaldo mampu menebus kegagalan Prancis 1998. Ia mengantarkan Brasil meraih trofi Piala Dunia kelima setelah mengalahkan Jerman 2-0 di Yokohama, Jepang.

Piala Dunia 2006 Jerman jadi momen yang tak bisa dilupakan bek tengah Inter Milan, Marco Materazzi. Ia terlibat insiden kontroversial tandukan kepala Zinedine Zidane ke dadanya. Terlepas dari hal tersebut, Materazzi sukses menjadi algojo di babak adu penalti yang mengantarkan Italia meraih trofi Piala Dunia keempat.

Tahun 2010, Wesley Sneijder mampu membawa Belanda melaju sampai final. Sayang, performa De Oranje anti-klimaks di laga pemungkas. Mereka takluk 0-1 dari Spanyol. Sebelum tampil di Piala Dunia 2010, Sneijder terlebuih dulu mengantarkan Inter meraih treble winners.

Piala Dunia 2014 menyisakan cerita pahit bagi Rodrigo Palacio. Masuk sebagai pemain pengganti, penyerang Inter itu gagal mengantarkan Argentina meraih trofi Piala Dunia setelah dikalahkan Jerman 0-1. Palacio pernah lima musim membela La Beneamata sebelum bergabung dengan Bologna di musim 2017-18.

Bukan cuma Inter yang punya wakil pemain di final Piala Dunia sejak 36 tahun lalu, Bayern Munchen pun demikian. Di final tahun ini, Corentin Tolisso menjadi pemain Munchen yang tampil bersama timnas Prancis di laga pamungkas.

#PialaDunia #Inggris #Kroasia
BERITA TERKAIT
FFF: Zidane Belum Minat Latih Timnas Prancis
Obama Puji Keberagaman Timnas Prancis
Tevez: Salah Jika Argentina Bermain untuk Messi
Ada Jiwa Alien Muda di Tubuh Mbappe
Permainan Prancis di Piala Dunia 2018 Dikritik
Deschamps Didesak Mundur dari Timnas Prancis
Berapa Hadiah Didapat Prancis Juarai Piala Dunia?

ke atas