NASIONAL

Minggu, 15 Juli 2018 | 15:34 WIB

Rektor UNM: Cak Imin Pantas Masuk Kantong Jokowi

Ajat M Fajar
Rektor UNM: Cak Imin Pantas Masuk Kantong Jokowi
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam mengatakan, nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pantas untuk masuk kantong Presiden Joko Widodo, karena Cak Imin merupakan pemimpin muda yang santun, cerdas, dan memiliki banyak pengalaman.

"Pantas Jokowi mengantongi nama Cak Imin, dan itu yang keluar menurut hitung-hitungan saya. Karena jika tidak, Cak Imin ini bisa diambil Capres yang lain. Dan ini ancaman berat bagi Jokowi jika tidak mengambil Cak Imin," ujarnya saat dihubungi, Minggu (15/7/2018).

Menurut dia, elektabilitas Jokowi jelas akan naik lagi setelah mengumumkan bahwa Cawapresnya adalah Cak Imin. Karena, menurut dia, Cak Imin hampir mempunyai segalanya dibandingkan dengan cawapres yang ditawarkan partai lainnya.

"Cak Imin itu punya semuanya, baik dari aspek kepemimpinan, pernah menjadi menteri, memimpin partai, dan punya basis massa yang jelas. NU ini mayoritas dan hampir semua kiai pesantren NU itu menyatukan sikap ke Cak Imin," ucapnya.

Dia mengatakan, masyarakat di Sulawesi saat ini juga sudah mulai bergeser untuk mendukung Cak Imin. Bahkan, di hampir semua titik di Sulawesi itu banyak yang membuat posko dukungan terhadap Cak Imin.

"Itu memang karena Cak Imin adalah talenta muda yang cerdas, yang santun. Dia itu berpoitik santun, tidak melukai perasaan siap-siapa, tegas, dan bisa mengukur kekuatannya," kata dia.

Seperti diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Cak Imin merupakan satu dari lima nama calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya pada Pilpres 2019. Sudah ada lima nama di kantong saya, termasuk Cak Imin, kata Jokowi saat meninjau venue di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/7).

Kendati demikian, Jokowi meminta agar publik bersabar menanti pengumuman siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden pendampingnya pada Pemilihan Presiden 2019 yang akan datang. "Mbok sabaaarrr dulu, kan paling tinggal seminggu, dua minggu, tiga minggu lagi," ujar Jokowi saat diwawancarai di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/7).[jat]

#Pilpres2019 #MuhaiminIskandar
BERITA TERKAIT
BPN Akhirnya Gugat Pilpres 2019 ke MK
Prabowo Isyaratkan Akan Gugat Hasil Pilpres ke MK
Prabowo Tolak Keputusan Pilpres yang Curang
Sandi Tak Diajak Prabowo Bertemu Sultan Brunei
Sandi Tepis Pendukungnya Bully Ibu Ani
Sandi: Pak Prabowo ke Brunei Bertemu Teman Lama
Situng KPU Capai 90%, Jokowi Unggul 15 Juta Suara

kembali ke atas