OLAHRAGA

Minggu, 15 Juli 2018 | 22:30 WIB

Berkah Wajah Baru Istora untuk Indonesia

Reza Adi Surya
Berkah Wajah Baru Istora untuk Indonesia
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wajah baru Istora Senayan membawa berkah bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya setelah direnovasi, Merah Putih mampu meraih dua gelar di Blibli Indonesia Open 2018 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Dua gelar diraih Indonesia melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut, 3-8 Juli.

Wajah baru Istora ternyata membawa berkah untuk Indonesia. Sebelum direnovasi untuk keperluan Asian Games 2018, atlet-atlet bulutangkis Indonesia kerap kesulitan meraih gelar. Bahkan, ada sebutan Istora angker untuk wakil Merah Putih.

Terakhir kali Indonesia mampu meraih dua gelar di ajang serupa terjadi di 2009. Ketika itu dua gelar dipersembahkan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan.

Setidaknya berkah wajah baru Istora bukan terjadi di Blibli Indonesia Open 2018 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation saja. Sebelumnya Istora sudah mulai digunakan saat kejuaraan Indonesia Masters pada Januari lalu. Pada saat itu Indonesia juga meraih dua gelar melalui ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting.

Tak hanya untuk atlet Indonesia secara keseluruhan, wajah baru Istora juga membawa berkah untuk Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Selama kariernya, pemenang tiga gelar All England itu belum pernah menjadi juara saat bermain di Istora. Tahun lalu Tontowi/Liliyana memang mampu menjadi juara, tapi saat itu turnamen digelar di JCC Plenary Hall.

Di final, Tontowi/Liliyana mengalahkan pasangan asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dua gim langsung 21-17 dan 21-8 dalam waktu 38 menit.

"Mitos Istora angker untuk Owi/Butet jangan dibahas lagi ya, kami sudah membayar lunas. Saya merasa senang sekaligus sedih karena kemungkinan besar ini menjadi Indonesia Open terakhir saya. Saya senang bisa memberikan gelar juara lagi," ujar Liliyana.

"Akhirnya bisa juara di Istora. Alhamdulillah dikasih kesehatan dan kesempatan. Pertama-tama sempat tegang karena dukungan penonton, tapi dalam hati saya yakin bisa menang karena pola yang diterapkan berjalan lancar," timpal Tontowi.

Wajah baru Istora juga membuat pecinta bulutangkis merasa lega karena Indonesia dipastikan meloloskan dua wakilnya ke final bahkan sebelum pertandingan semifinal dimainkan. Dua pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhadapan dengan juniornya, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja di semifinal. Sementara di ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melawan juniornya juga, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Artinya, pecinta bulutangkis bisa menonton di Istora dengan perasaan bahagia sampai partai puncak karena sudah dipastikan dua wakil Indonesia lolos.

Dinobatkan Salah Satu Turnamen Terbaik

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Blibli Indonesia Open 2018 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali dinobatkan sebagai salah satu turnamen terbaik oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia selalu bersaing dengan All England menjadi yang terbaik.

"Kami berterima kasih kepada PBSI, Blibli dan semua pihak yang sudah bekerja keras di event ini. Sudah lama turnamen ini menjadi yang terbaik, tahun ini Blibli Indonesia Open selangkah lebih baik dan membuat bulutangkis bisa dinikmati," kata Event Director BWF, Darren Parks.

"Saya sudah beberapa kali menyaksikan turnamen-turnamen, saya rasa ini adalah salah satu yang terbaik. Fans datang kemari dan tentunya apa yang mereka dapat di sini akan terkenang di ingatan mereka," tambah Parks.

Tahun ini, hanya ada tiga HSBC BWF World Tour Super 1000. Selain All England dan Blibli Indonesia Open 2018 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, satu turnamen lain adalah China Open.

#IndonesiaOpen
BERITA TERKAIT
(Playoff NBA) Warriors Ungguli Clippers di Gim Ketiga
Ada Gap Antara Ganda Putra Indonesia
Herry IP Akui The Minions Alami Penurunan
Evaluasi Herry IP Hasil di Malaysia dan Singapura
(Playoff NBA) Celtics Menang Lagi Atas Pacers di Game 2
(Playoff NBA) Blazers Kembali Bungkam Thunder di Game 2
(Playoff NBA) Comeback Epik Clippers Kalahkan Warriors di Game 2

kembali ke atas