NASIONAL

Sabtu, 21 Juli 2018 | 20:36 WIB

Dukungan Santri&Kiyai untuk Cak Imin Semakin Kuat

Dukungan Santri&Kiyai untuk Cak Imin Semakin Kuat
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dukungan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2019 semakin kencang, bahkan sempat ada aksi long march yang dilakukan ratusan santri dari Ciamis ke Tasikmalaya.

Namun, bukan hanya para santri saja yang tergabung dalam Laskar Santri Priangan yang mendukung Cak Imin. Akan tetapi, para kiyai juga mendukung langkah para santri tersebut untuk mengusung Cak Imin sebagai calon wakil presiden di 2019.

Misalnya, Pimpinan Pondok Pesantren Condong Tasikmalaya KH Diding Darul Falah dan Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasik KH Abdul Aziz Affandi.

Kiyai Diding mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi aksi long march ratusan santri tersebut, sebab Cak Imin juga pernah mengunjungi Pondok Pesantren Condong Tasik sehingga paham betul apa saja program kerjanya nanti jika memimpin negeri ini.

"Saya sangat mendukung panglima santri (Cak Imin) ini supaya jadi cawapres. Saya tidak berubah, mendukung Jokowi jadi presiden, Cak Imin jadi wapresnya," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/7/2018).

Sementara, Kiyai Abdul Aziz mengatakan aksi long march ini sebagai fakta bahwa masyarakat khususnya kalangan pesantren begitu antusias berharap Cak Imin jadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) pada 2019.

"Aksi tersebut untuk menjadi referensi dan jadi keputusan Bapak Presiden (Joko Widodo) agar bisa bergandengan dengan Muhimin Iskandar," ujarnya.

Menurut dia, aksi yang dilakukan para santri itu murni dari kesepahaman, kesepakatan dan keinginan bersama masyarakat Indonesia khususnya di Priangan Timur.

"Bahwa Cak Imin layak menjadi calon wakil presiden," jelasnya.

Sedangkan koordinator aksi long march Laskar Santri, Jauhar Anwari mengatakan kegiatan tersebut membawa mandat dari para kiyai dan ulama agar Cak Imin berupaya maksimal untuk menjadi pemimpin bangsa.

"Kita mengawal amanat para kiyai untuk Cak Imin agar menjadi pemimpin bangsa. Di berbagai daerah sudah berkomitmen bahwa Indonesia harus memiliki pemimpin yang berlatarbelakang religius sekaligus nasionalis," katanya.

Menurut dia, semangat mendorong Cak Imin merupakan perwakilan kaum santri untuk sebagai calon wakil presiden tentu menjadi penyemangat tersendiri bahwa Indonesia butuh pemimpin yang lahir dari kalangan agama.[ris]

#Pilpres2019 #MuhaiminIskandar #CakImin
BERITA TERKAIT
Tepis TKN Soal C1, BPN Bantah Rayu Bawaslu
Prabowo Tolak Temui Utusan Jokowi Atas Saran Ulama
BPN: Kenapa TKN Risau? Seharusnya KPU yang Risau
Update Real Count, Jokowi Unggul 56 Persen
Sandi Tegaskan Masih Fokus Penghitungan Suara
Dikabarkan Masuk PAN, Ini Kata Sandi
Sekjen Koalisi Prabowo-Sandi Minta KPU Jujur

kembali ke atas