NASIONAL

Rabu, 25 Juli 2018 | 20:43 WIB

KPK Batal Periksa Kakak Kandung Cak Imin

Ivan Setyadhi
KPK Batal Periksa Kakak Kandung Cak Imin
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal memeriksa Ketua DPRD Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar hari ini, Rabu (25/7/2018).

Kakak kandung dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ini sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan gratifikasi yang menjerat Bupati nonaktif Nganjuk Taufiqurrahman.

"Saksi Abdul Halim Iskandar tidak hadir," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Abdul Halim mengaku sakit hingga tidak dapat memenuhi panggilan penyidik. Untuk itu, tim penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya.

"Yang bersangkutan sakit. Pemeriksaan dijadwalkan ulang namun belum ditentukan waktunya," kata Febri.

Namun, Febri belum mau membeberkan kaitan pemeriksaan Abdul Halim dengan kasus ini.

Bupati Nganjuk dua periode, Taufiqurrahman ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi, setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka suap terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Taufiqurahman diduga menerima gratifikasi sebesar Rp5 miliar selama 2013-2017. Selain sebagai tersangka suap dan gratifikasi, Taufiqurrahman juga dijerat sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Taufiqurrahman diduga telah membelanjakan penerimaan gratifikasi tersebut untuk membeli mobil yang diatasnamakan orang lain, tanah, dan uang tunai ataupun dalam bentuk lain. [ton]

#MuhaiminIskandar
BERITA TERKAIT
Didukung Pengusaha, Sandi Merasa Terharu
Penari Ditemukan Tewas di Jalur Kediri-Tulungagung
Di Depan Pengusaha, Prabowo Puji Kepintaran Sandi
Jokowi Sebut Jasa Ahok di Pembangunan MRT
Sopir Taksi Online di Gresik Dibunuh Karena Utang
Jokowi Akui MRT Masih Perlu Pembenahan
(Kasus Dana Hibah KONI) Nah Lho, Nama Menpora Disebut Saat Sidang

ke atas