PASAR MODAL

Senin, 30 Juli 2018 | 05:50 WIB
Highlight

IHSG Berpotensi Tembus 6.000 Lagi

Wahid Ma'ruf
IHSG Berpotensi Tembus 6.000 Lagi
(Foto: inilahcom)
1 2


INILAHCOM, Jakarta - Penguatan IHSG yang memasuki hari ke-6 berturut-turut, membuatnya mendekati level 6.000 lagi. Secara teknikal IHSG sudah mengakhiri fase down trend setelah berhasil lepas dari downtrend line. Tidak hanya itu, IHSG pada akhir pekan kemaren juga berhasil ditutup di atas resistance gap 5.987.

Menurut praktisi pasar modal, stefanus Mulyadi Handoko, keberhasilan IHSG berakhir di atas resistance gap 5.987, membuatnya terlihat makin kondusif. "Indikator teknikal MACD masih bergerak naik dan berhasil cross up keatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih cenderung bergerak positif dalam jangka pendek," katanya Minggu (29/7/2018).

Untuk support IHSG saat ini berada di level 5.840. Diperkirakan IHSG akan menguji level psikologis 6.000 dan akan melewatinya. Jika telah berhasil melewati level psikologis 6.000, maka IHSG berpotensi menguji area resisance di 6.116 dan garis MA 200 nya yang saat ini berada di level 6.140. Penembusan ke atas garis MA 200, akan mengkonfirmasi bahwa IHSG telah kembali ke fase up trend.

Dengan menyisakan 2 hari sebelum batas akhir pelaporan normal di akhir bulan Juli, maka pelaku pasar akan mencermati laporan kinerja keuangan emiten kuartal II-2018 yang bakal banyak dirilis. Selain itu seperti biasa, memasuki awal bulan Agustus, investor juga tengah menunggu rilis data ekonomi seperti inflasi dan manufaktur bulan Juli pada hari rabu. "BI memperkirakan inflasi Juli 2018 sebesar 0,25% dan 3,16% secara year on year."

Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini. Selasa 31 Juli 2018, rilis data tingkat pengangguran Jepang, Kebijakan Suku bunga dan Konferensi Pers BOJ. Rilis data tingkat pengangguran, data inflasi dan GDP kuartal kedua zona eropa. Rilis data keyakinan konsumen AS.

Rabu 1 Agustus 2018, rilis data caixin manufaktur China, Rilis data manufaktur Inggris, Rilis data pekerjaan ADP, data manufaktur dan persediaan minyak AS. Kamis 2 Agustus 2018, Kebijakan suku bunga AS dan pernyataan The Fed, Rilis data perdagangan Australia. Rilis data konstruksi Inggris, Kebjakan suku bunga Inggris.Pernyataan Gubernur BOE Carney. Jumat 3 Agustus 2018, rilis data ritel Australia, Rilis data sektor jasa Inggris. Rilis data pekerjaan dan sektor jasa AS.
#BursaSaham #Dolar #IHSG
BERITA TERKAIT
Bursa Saham China Melonjak Lebih dari 4 Persen
Rehat Siang, IHSG 1 Poin di Angka Merah 5.836
Buka Sesi I, IHSG Hijau 4 Poin di 5.841
Data PDB Bisa Gairahkan Pasar Obligasi AS
Nikkei Jatuh 1% Bebani Bursa Asia
Arah IHSG dan Bekal Saham Sepekan
Inilah Saham-saham Pilihan Senin (22/10/2018)

ke atas