GAYA HIDUP

Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:25 WIB
(Lestarikan Budaya Indonesia)

Gebyar Pernikahan Indonesia Angkat Budaya Batak

Mia Umi Kartikawati
Gebyar Pernikahan Indonesia Angkat Budaya Batak
(Foto: twitter)


INILAHCOM, Jakarta - Salah satu ciri khas Gebyar Pernikahan Indonesia adalah mengangkat tema tradisional. Kali ini, mengangkat adat Batak Mandailing.

Tahun ini untuk kesembilan kalinya Parakrama menghadirkan Gebyar Pernikahan Indonesia, mengangkat tema adat Batak Mandailing lengkap dengan kemegahan dan keindahan kultur adat Sumatera Utara selama 3 hari yakni 10-12 Agustus 2018, di Balai Kartini, Jakarta.

Terbuka untuk umum serta tanpa biaya, seluruh masyarakat dapat ikut menikmati dan menyaksikan keseiuruhan rangkaian acara yang penuh memamerkan kayanya budaya adat Indonesia.

Arief Rachman, Marketing Director Parakrama Organizer menyampaikan, Parakrama telah membuktikan komitmennya dalam menjaga adat tradisional Indonesia terus menyala melalui berbagai eksibisi pernikahan tradisional".

Masih menurutnya, pihaknya terus berupaya menjaga keberlangsungan adat tradisional Indonesia dengan terus menghidupkan nafas budaya pada perayaan hari bahagia bagi setiap lapisan masyarakat, yakni pernikahan.

Eksibisi tahun ini bertemakan Batak Mandailing yang indah, megah dan penuh makna serta begitu menarik perhatian masyarakat sejak tahun lalu dikenakan oleh putri pemimpin negara Indonesia.

"Keseluruhan acara selama tiga hari akan bercirikan adat Pulau Sumatera, terutama Batak Mandailing yang akan mendominasi area panggung utama, menjangkau sudut ruangan dengan nuansa khas kain Pulau Sumatera," tambahnya.(tka)

#budaya #Indonesia #gebyar #pernikahan #budaya #batak #m
BERITA TERKAIT
Sejumlah Daerah Raih Penghargaan Sanitasi Terbaik
(Kesehatan Anak Indonesia) 50 Persen Anak Tak Cuci Tangan dengan Baik
Masyarakat Indonesia Kurang Peduli Kesehatan
Perempuan Indonesia Miliki Kecantikan Kulit Alami
Desainer dan Kosmetik Indonesia Tampil di Paris
Kenal Lebih Dekat dengan Kipas Cantik Khas Bali
Batik Amarilis Paduan Budaya Dunia dan Indonesia

ke atas