DUNIA

Senin, 06 Agustus 2018 | 21:17 WIB

PM Mahathir: RI Sudah Kembalikan Kapal

PM Mahathir: RI Sudah Kembalikan Kapal
PM Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: hindustantimes)

INILAHCOM, Kuala Lumpur--Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad hari Senin (6/8/2018) mengatakan, Indonesia sudah mengembalikan kapal pesiar mewah yang terkait skandal korupsi 1MDB ke Malaysia.

Kantor berita AFP melaporkan, langkah ini akan menguatkan penyelidikan korupsi yang melibatkan mantan PM Najib Razak.

"Kami senang karena kapal pesiar Equanimity sudah diserahkan kepada kami oleh pihak Indonesia," kata Mahathir dalam pernyataan yang diunggah di akun Facebook. Mahathir saat ini sedang dalam lawatan ke Jepang.

Seorang juru bicara dari kantor Mahathir mengatakan kapal pesiar tersebut akan tiba di Port Klang, sebelah barat Ibu Kota Kuala Lumpur, dalam waktu 48 jam.

Kapal pesiar Equanimity yang terdaftar di Kepulauan Cayman, yang diperkirakan bernilai US$250 juta (Rp3,5 triliun) disita Kepolisian Indonesia saat berada di perairan Bali pada bulan Februari 2018.

Penyitaan itu sesuai dengan permintaan badan penyidik federal Amerika Serikat, FBI, yang sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait badan investasi Malaysia, 1MDB.

Aparat penegak hukum AS ingin mendapatkan kembali aset senilai US$1,7 miliar (Rp23,4 triliun) yang diduga digelapkan dari 1MDB, termasuk di antaranya kapal pesiar mewah Equanimity.

Namun pemilik kapal, pengusaha Malaysia, Low Taek Jho, menggugat penyitaan tersebut ke pengadilan di Indonesia.

Sehari sebelumnya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan kapal seharga US$250 juta atau Rp3,5triliun itu seharusnya tidak disita karena tidak ada kejahatan yang terbukti.

Low Taek Jho, diduga berperan penting dalam sejumlah pengambilan keputusan finansial 1MDB, meski secara resmi ia tidak memiliki jabatan di lembaga investasi tersebut.

Otoritas anti-korupsi Malaysia telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Low, yang dituduh sebagai tokoh kunci dalam skandal dana 1MDB.

Low menegaskan tidak melakukan pelanggaran hukum dan sejauh ini keberadaannya tidak diketahui.

Mantan PM Najib Razak diduga terlibat dalam penipuan besar dan pencucian uang dalam 1MDB. Namun, Najib menyangkal melakukan kesalahan apa pun. [voa/bbc/lat]

#1MDB #Mahathir #Malaysia
BERITA TERKAIT
Istri Mantan PM Malaysia Ditangkap
Jerman Lepaskan Terpidana Serangan 911
Israel Tutup Sekolah Palestina di Tepi Barat
Polisi Turki Geledah Konsulat Saudi di Istanbul
Israel Ingin "Hubungan Istimewa" dengan Indonesia
Korut dan Korsel Adakan KTT di Panmunjom
Arab Saudi Marah atas Ancaman Trump

ke atas