GAYA HIDUP

Selasa, 07 Agustus 2018 | 15:15 WIB

Rumus Jitu Atasi Keuangan Rumah Tangga

Mia Umi Kartikawati
Rumus Jitu Atasi Keuangan Rumah Tangga
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ingin keuangan rumah tangga mulus, ternyata ini rahasianya. Anda bisa menggunakan rumus jitu atasi keuangan rumah tangga dengan mudah.

Jika Anda memiliki pemasukan tetap tiap bulan, bisa membaginya dengan rumus 10,20,30, dan 40. Ini untuk mengantisipasi segala kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya. Menurut Sondang Martha Samosir kepala departemen literasi dan inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan, seorang Ibu rumah tangga harus bisa merencanakan keuangan. Ketika mendapatkan pemasukan per bulan dari suami, harus segera dibagi ke pos - pos yang harus dibayarkan.

"Rumusnya adalah 10, 20, 30, dan 40. Ini rumus dari Otoritas Jasa Keuangan. 10 persen itu untuk uang jaga - jaga. 20 persen itu wajib untuk nabung. 30 persen untuk bayar hutang. 40 persen adalah untuk dana pendidikan dan makan," papar Sondang Martha Samosir kepala departemen literasi dan inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan saat ditemui di acara kampanye #ibuberbagibijak tahun kedua oleh Visa, Jakarta, Selasa, (07/08/2018).

Kemudian, pasti muncul pertanyaan. Apakah pendapatan yang diterima cukup untuk kehidupan sehari - hari? Pastinya, jawaban yang sering diutarakan adalah tidak cukup.

Namun, masih menurut Sondang Martha, seorang Ibu yang bijak dan bisa mengatur keuangan rumah tangga, dengan segala keahliannya bisa memanfaatkan pendapatan yang ada untuk segala kebutuhan keluarga.

"Pertanyaannya mana cukup? Begitulah kehidupan. Tapi karena Ibu memiliki kehebatannya. Mereka mengubah semuanya, melakukan otak atik segala macam biar pendapatannya bisa cukup," tambahnya.(tka)

#rumus #jitu #atasi #keuangan #rumah #tangga #ibu #peremp
BERITA TERKAIT
Tips Menghemat uang Belanja Bagi Ibu Rumah Tangga
Tips Jitu Cara Mengasuh Anak Perempuan
Diplomasi Kopi Menpar Hebohkan ITB Asia 2018
Ini Langkah Awal Cegah Osteoporosis
Cegah Osteoporosis Sejak Dini
Nikmati Raja Ampat Melalui Live On Board
Menkes Tanggapi Komentar Presiden Soal BPJS

ke atas