MOZAIK

Senin, 13 Agustus 2018 | 01:11 WIB

Buah Qolbun Salim

KH Abdullah Gymnastiar
Buah Qolbun Salim
(Foto: ilustrasi)
ALHAMDULILLAH. Semoga Allah Swt. Yang Maha Menatap, menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang senantiasa istiqomah menjaga kebersihan hati. Karena tiada yang selamat di hari akhir nanti kecuali yang menghadap kepada Allah dengan hati yang selamat. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Allah Swt berfirman, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (QS. Asy Syuaro [26] : 88-89)

Saudaraku, seperti apakah hati yang selamat (qolbun saliim) itu? seperti apakah hati yang bersih itu, hati yang bisa berbuah akhlak mulia itu seperti apa? Inti dari qolbun saliim adalah tauhiid, Laa ilaaha illAllah. Hati yang tiada menuhankan siapapun dan apapun kecuali hanya Allah Swt.

Semakin hati kita bersih dari menuhankan apapun selain Allah Swt, semakin hati kita kuat, lurus hanya menjadikan Allah Swt sebagai Dzat yang wajib disembah, maka semakin akan berbuah akhlak mulia.


Sumber dari segala penyakit adalah tauhiid yang buruk. Orang yang tauhiidnya buruk akan menuhankan dunia ini, menuhankan harta, pangkat, jabatan, kedudukan, popularitas. Bagaimana bentuk menuhankan sesuatu itu? Siang dan malam hanya dia yang dipikirkan. Takut jauh dari dia, ingin selalu dekat dengan dia, mau berkorban apapun demi dia.

Kalau dia tersebut adalah Allah, maka akan semakin bersih hatinya, akan semakin kokoh tauhiidnya yang lurus, dan akan semakin mulia akhlaknya. Sebaliknya, jika dia tersebut adalah makhluk, harta, jabatan, popularitas, maka hatinya akan semakin keruh, akhlaknya berjalan ke arah yang suram.

Oleh karena itulah, orang yang menuhankan dunia akan menghalalkan segala cara demi mengumpulkan kekayaan. Ia berpikir dengan kekayaannya itu ia akan dipandang mulia oleh orang lain. Lihatlah para koruptor, mereka mengejar kemuliaan semu dan malah berbuah kehinaan sejak di dunia.

Sedangkan orang yang menjadikan Allah Swt sebagai Tuhan-nya, segala yang ia miliki, mulai dari harta kekayaan, jabatan, popularitas akan ia gunakan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Hartanya ia sedekahkan, ia wakafkan untuk di jalan Allah, popularitasnya ia manfaatkan untuk mengajak manusia kepada Allah Swt.

Qolbun saliim, hati selamat niscaya berbuah akhlak mulia. Semoga Allah Swt. senantiasa melimpahkan hidayah kepada kita sehingga kita bisa istiqomah dalam menjaga kebersihan hati. Aamiin yaa Robbal aalamiin. [smstauhiid]
#InilahKehidupan #AaGym
BERITA TERKAIT
Sederhanakanlah
Untung dan Rugi
Orientasi Amal Sholeh
Tetap Memohon Pertolongan Allah
Keutamaan Mencari Ilmu
Rezeki yang Berkah
Ridho pada Setiap Keadaan

ke atas