DUNIA

Jumat, 10 Agustus 2018 | 06:45 WIB

Mantan Biksu Thailand Divonis 114 Tahun

Mantan Biksu Thailand Divonis 114 Tahun
Wirapol Sukphol (Foto: VoaNews)
INILAHCOM, Bangkok--Mantan biksu dari Thailand, Wirapol Sukphol, dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan dan pencucian uang sehingga dijatuhi hukuman penjara selama 114 tahun.

Pengadilan di ibu kota Thailand menjatuhkan vonis dalam sidang Kamis ini (9/8/2018), demikian BBC melaporkan.

Kasus ini mencuat ke publik ketika beredar video di YouTube tahun 2013 yang menunjukkan Wirapol Sukphol memegang tumpukan uang, mengenakan kacamata bermerek mahal di sebuah pesawat pribadi. Video itu menggemparkan Thailand yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Pengadilan menyatakan Wirapol Sukphol bersalah melakukan penipuan karena mengklaim ia mempunyai kekuatan khusus. Langkah ini dilakukan untuk memperdaya para pengikut sehingga mereka bersedia menyerahkan harta benda sebagai bentuk donasi.


Di samping itu, pengadilan juga menyatakan Wirapol Sukphol bersalah dalam kasus pencucian uang karena ia menggunakan sumbangan masyarakat untuk membeli berbagai barang pribadi, termasuk mobil-mobil mewah.

Penyelidik bahkan menemukan ia memiliki sejumlah rekening bank dengan total saldo mencapai US$700.000 atau sekitar Rp10 miliar.

Tercatat 29 penyumbang telah mengajukan gugatan pengembalian sumbangan kepada mantan biksu itu. Dalam hal ini, pengadilan memerintahkan kepadanya untuk mengembalikan uang sebesar 28,6 juta baht atau sekitar Rp12 miliar kepada mereka.

Selain kasus penipuan dan pencucian uang, mantan biksu yang berpengaruh tersebut juga akan menghadapi dakwaan lain sebelum akhir tahun ini, termasuk melakukan hubungan seks dengan seorang anak perempuan di bawah umur. [bbc/lat]
#biksu #thailand
BERITA TERKAIT
Biksu Garis Keras Sri Lanka Dihukum 6 Tahun
Muslim Amerika Rayakan Idul Adha
Mantan Kuasa Hukum Trump Akui Bersalah
Idul Adha, Serentetan Roket Hamtam Kabul
AS Deportasi Penjaga Kamp Nazi ke Jerman
AS Tuntut Dua Warga Iran Mata-mata
Surat Paus Kecam Pelecehan Seks oleh Pastur

ke atas