PASAR MODAL

Jumat, 10 Agustus 2018 | 10:50 WIB
(Sepanjang 2018)

OJK di Bawah Wimboh telah Lakukan Ini

Mohammad Fadil Djailani
OJK di Bawah Wimboh telah Lakukan Ini
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sepanjang tahun ini (Januari-Agustus) telah menerbitkan 99 surat penyertaan efektif atas pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum dengan total hasil penawaran umum mencapai Rp111,2 triliun.

"Dalam periode Januari 2018 hingga Agustus 2018, OJK telah mengeluarkan 99 surat Pernyataan Efektif atas Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum, dengan total nilai hasil Penawaran Umum Rp111,2 triliun," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam rangka ulang tahun Pasar Modal Indonesia ke 41, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/8/2018).


Lanjut Wimboh, pada periode itu, OJK juga telah melakukan 46 pemeriksaan terhadap pelaku industri pasar modal dan mengenakan 303 sanksi administratif berupa denda, 3 sanksi pencabutan izin, 179 sanksi peringkatan tertulis dan 3 perintah tertulis.

Sementara di bidang pengaturan, sampai periode Agustus 2018 ini, OJK telah mengeluarkan beberapa peraturan terkait Pasar Modal yakni sebanyak 5 Peraturan OJK dan 1 Surat Edaran OJK, dengan rincian 1 aturan terkait dengan Bidang Transaksi dan Lembaga Efek, 3 aturan terkait bidang Emiten dan Perusahaan Publik, 1 aturan terkait Pengelolaan Investasi, serta 1 aturan terkait pasar modal syariah.

Beberapa perkembangan kondisi Pasar Modal Indonesia, antara lain: Kinerja reksa dana menunjukkan pertumbuhan dengan pertumbuhan Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana meningkat 9,7% pada Agustus 2018 dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2017 dari Rp457,51 triliun menjadi Rp501,91 triliun. [jin]
#OJK #WimbohSantoso
BERITA TERKAIT
OJK Pede Himpun Lebih Rp250 Triliun di Pasar Modal
Politik Memanas, Pasar Modal Bakal Bergejolak?
Pasar Modal masih Lesu, OJK Siapkan 'Obat' Ini
OJK Pacu Peran Pasar Modal Demi Ekonomi Nasional
Ricuh Penolakan Lapkeu AISA, Ini Kata OJK
Tender Offer Diubah, OJK: Biar Ada Kepastian
Asing Masuk Perusahaan Efek Daerah, No!

ke atas